Gubernur: Masyarakat Babel Sangat Peduli Kepada Korban Gempa Di Lombok Utara

Lombok - Pada 29 Juli 2018 lalu, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat di guncang gempa yang berkekuatan 6,4 skala richter. Ratusan ribu warga mengungsi, ribuan korban dievakuasi di penampungan, ratusan orang meninggal dunia, lebih dari 1.500 orang luka-luka. Rumah rusak mencapai 73.843 unit dan 798 fasilitias umum dan sosial mengalami kerusakan dan menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) akibat gempa tersebut kerugian mencapai lebih dari tujuh trilyun rupiah.

Pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu, Gubernur Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, SE., MM mengunjungi pulau Lombok. Tempat yang dikunjungi adalah Kabupaten Lombok Utara yang terkena bencana terparah. Gubernur Erzaldi juga memberikan langsung bantuan masyarakat Babel melalui Gerakan Babel Peduli untuk membantu meringankan korban bencana di Lombok.

Di Dusun Murjumeneng Desa Sokong Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara, Gubernur Erzaldi meninjau langsung proses pembangunan masjid yang bersumber dari bantuan masyarakat Bangka Belitung. Kedatangan Gubernur disambut antusias warga dusun yang dihuni sebanyak 138 Kepala Keluarga ini.

Di dusun ini, masjid yang dibangun semi permanen atau menggunakan bahan kayu berlantai papan. “Dengan dibangun seperti ini kami merasa lebih aman Pak,” jawab salah seorang pengurus masjid. Gubernur Erzaldi pun kemudian langsung meminta Tim Babel Peduli untuk melengkapi perlengkapan masjid seperti karpet alas dan sejadah, sound sistem, tempat penampungan air dan sebagainya.

Kemudian, Gubernur melanjutkan kunjungannya ke SD (Sekolah Dasar) darurat, selanjutnya Gubernur Erzaldi kembali menyerahkan bantuan untuk pendidikan sebesar Rp 125 juta melalui Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Disini juga, empati Gubernur Erzaldi kembali tergerak saat melihat mata kiri salah seorang siswa terkena penyakit. “Jika dibiarkan bisa menyebabkan kebutaan, nanti saya kirim ke Bandung untuk berobat. Saya sudah pernah membawa beberapa orang warga saya yang seperti ini dan Alhamdulillah sembuh,” ungkap Gubernur.

Gubernur mengatakan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung dan meminta orangtuanya dapat disertakan untuk mendampingi anaknya yang akan diobati.

Selanjutnya, Gubernur Erzaldi bersama Tim Babel Peduli mengunjungi Dusun Sorong, Tanjung Lombok Utara. Disini Tim Babel Peduli juga membangun Masjid yang telah luluh lantah oleh gempa. Masjid ini merupakan masjid yang berdiri pertama kali di Lombok Utara. “Masjid ini awalnya dibangun oleh Syeh Al Anwari Albanjari, sejak tahun 1979 masjid ini belum pernah direnovasi,” ungkap Syahruddin yang merupakan sesepuh Dusun dan Ketua masjid tersebut.

Di Dusun Sorong ini warga sangat antusias menyambut dan bercengkrama dengan Gubernur Erzaldi. “Hanya Allah SWT yang membalas kebaikan Bapak Gubernur, jauh-jauh dari Bangka Belitung datang membantu kami,” ungkap seorang Ibu yang berharap saat masjid ini selesai dibangun nanti berharap Gubernur Erzaldi datang lagi untuk meresmikannya.

“Jangan lupa ya pak nanti kalau datang kesini lagi bawa istri dan anak-anak Bapak,” pinta Kepala Dusun saat Gubernur Erzaldi berpamitan.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa orang Tim Relawan Babel Peduli kembali ditempatkan untuk membantu warga mempercepat pembangunan 2 (dua) unit Masjid di Lombok Utara. Dan Tim Babel Peduli dikomandoi langsung oleh Mikron Antariksa selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Pers Release/Vito