Gubernur Panen Padi Pertama Di Desa Rias Bangka Selatan

BANGKA SELATAN--Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman melakukan panen perdana padi varietas demo plot M 400 di area persawahan Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada hari Rabu (10/10/2018). Gubernur Rosman melakukan panen padi menggunakan mesin pemotong padi.

Gubernur yang hadir dalam panen tersebut menyampaikan bahwa panen ini merupakan panen perdana yang menghasilkan produksi padi yang sangat baik. Gubernur juga mengingatkan kepada para petani sebelumnya ia telah datang berkunjung dan  hadir pada saat  penanaman perdana padi di Desa Rias .

"Beberapa waktu yang lalu kami telah datang ke daerah ini dan perkembangannnya kita ikuti terus dan hasilnya sangat bagus," ujar Gubernur.

Gubernur melanjutkan terkait dengan  bibit padi yang diharapkan ditanam oleh petani adalah bibit padi varietas M 400 yang memiliki kualitas dan jumlah produksi yang lebih baik. 

Selain itu, Gubernur juga mengajak petani untuk melakukan tumpang sari dengan menanam tanaman lainnya seperti jagung dan kacang tanah. 

"Kita harus membagi dan jangan terus menerus ditanam padi, harus diselingi dengan tanaman lainnya seperti jagung dan kacang tanah," kata Gubernur.

Gubernur juga berpesan kepada para petani padi untuk tetap semangat, kerja keras, dan kreatif dalam meningkatkan kesejahteraannya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mengatakan dengan panen perdana varietas baru ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan kualitas dan jumlah produksi padi yang dihasilkan. Justiar mengatakan para petani di desa Rias agar dapat menghasilkan padi yang berkualitas terbaik. 

Selain itu terkait dengan irigasi yang telah dibangun agar dimanfaatkan oleh para petani padi dengan baik dan benar. 

Sementara itu Ketua Gapoktan Sepakat jaya Ariyanto mengatakan panen ini merupakan panen perdana padi demo plot varietas baru yang menghasilkan produksi padi lebih banyak dan lebih  baik.

"Panen ini panen perdana padi varietas M400 dan perkiraan panen 7 hingga 8 ton per hektar," ungkap Ariyanto.

Ariyanto melanjutkan varietas padi M 400 ini menghasilkan malai yang cukup panjang dan bulir padi yang lebih banyak dari padi yang ditanam sebelumnya .

Kemudian Ariyanto mengajak para petani yang ada di masyarakat setempat untuk menanam padi  varietas baru ini karena akan meningkatkan pendapatan para petani di Desa Rias khususnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Sentosa (Pranata Humas Biro Humas dan Protokol)
Fotografer: 
Sentosa (Pranata Humas Biro Humas dan Protokol)