Gubernur Pantau Posko Keamanan dan Pelayanan Lebaran

PANGKALPINANG - Gubernur Bangka Belitung meninjau posko keamanan dan pelayanan mudik Idul Fitri 1438 H di Bandara Depati Amir, Pangkalan Baru Bangka Tengah, Kamis (22/06/17).
 
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan peninjauan ini untuk mengecek persiapan pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik agar masyarakat yang melaksanakan mudik harus merasa nyaman.
 
"Sejauh ini berjalan lancar, bahkan lebih baik dari tahun kemaren. Semua ini didukung oleh petugas yang bekerja dengan tulus dan ikhlas," ujar Erzaldi saat meninjau posko pengamanan mudik Idul Fitri tahun 2017 di Bandara Depati Amir, Pengkalan Baru (22/06/17).
 
Erzaldi menambahkan bahwa pergerakan arus mudik hingga hari ini lancar. Berdasarkan data sementara, arus mudik di bandara Depati Amir naik lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk di Pelabuhan Pangkalbalam masih biasa-biasa saja.
 
"Dibandara saat naik sekitar lima persen dari tahun sebelumnya. Infonya, di Pelabuhan Muntok juga terjadi lonjakan atau kenaikan," tambahnya.
 
Dalam kesempatan itu, Erzaldi sempat menilai fasilitas yang dimiliki Bandara Depati Amir. Ia mengatakan bahwa fasilitas bandara sudah sangat bagus dan ini tidak kalah dengan bandara yang ada di daerah lain.
 
"Dari segi peralatan, Bandara Depati Amir peralatannya lebih modern dibandingkan daeral lain. Semuanya sudah touchscreen. Jadi yang diperlukan itu ya bandaranya diperluas lagi," ujar Gubernur.
 
Terkait pengelolaan taxi, Erzaldi menginginkan pelayanan taxi bandara harus lebih baik lagi. Harus ada antrian taxi agar masyarakat merasa lebih nyaman dalam memilih taxi.
 
"Saya minta, dalam 1-2 bulan, antrian taxi bandara sudah touchscreen seperti di Jakarta. Jadi masyarakat tinggal pilih mau taxi yang mana," harapnya.
 
Sementara itu, Kapolda Babel Brigjen Pol Anton Wahono S mengatakan bahwa keamanan arus mudik ini sangat bagus. Dalam pengamanan ini Polda tidak bekerja sendiri, namun membangun sistem dengan pihak keamanan yang ada, seperti TNI, Pramuka, dan Setkom.
 
"Secara kesuluruhan untuk keamanan mudik tahun ini lebih bagus dan mantap dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Kapolda.
 
Untuk personil yang diturunkan dalam pengamanan mudik ini, Kapolda mengatakan bahwa Polda menurunkan All out personelnya untuk mengamankan mudik. Selain itu, penembak jitu sniper juga diturunkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam mudik dan Idul fitri.
 
"Kita berikan jaminan keamanan bagi masyarakat bahwa Babel itu aman. Kalau Babel aman, investorpun akan datang," tutup Kapolda.
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto/Adi Tri
Fotografer: 
Adi Tri