Gubernur Pimpin Rapat Penguatan Badan Pengawas Rumah Sakit

Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Badan Pengawas Rumah Sakit ( BPRS ) mengadakan pertemuan dalam rangka penguatan Rumah Sakit sebagai institusi yang memberikan kesehatan publik, berlangsung di Ruang Pertemuan Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (20/10/2017)

Pembinaan dan pengawasan dilakukan agar dalam pelaksananya sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan dengan mengutamakan keselamatan pasien. Karena itu UU tentang Rumah Sakit mengatur masalah pembinaan dan pengawasan terhadap Rumah Sakit dengan melibatkan organisasi profesi, asosiasi rumah sakit, dan organisasi kemasyarakatan lainnya sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing.

"BPRS harus tanggap dengan permasalahan yang ada, seperti ramainya media memberitakan beberapa pekan lalu berkenaan dengan pelayanan rumah sakit," tegas Gubernur.

Gubernur mengatakan pembinaan dan pengawasan Rumah Sakit diarahkan untuk memenuhi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, pengembangan jangkauan pelayanan, serta peningkatan kemampuan kemandirian Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada publik 

"Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan kepada paramedis dapat mengedepankan ketulusan hati dan rasa kemanusiaan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu fungsi pengawasan dan pembinaan sangat diperlukan," kata Gubernur.

Gubernur mengarakan jumlah tenaga kesehatan di daerah Babel masih perlu ditambah terutama Dokter Spesialis maupun Sub Spesialis. Dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan beasiswa kepada dokter serta membangun sarana dan rrasarana Rumah Sakit terutama ruang ICU.

Kemudian dalam rangka penguatan BPRS dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Rumah Sakit oleh Direktur RS se-Bangka Belitung.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Firmansyah
Fotografer: 
Firmansyah