Gubernur Ramah Tamah Dengan 94 Crosser MXGP

Pangkalpinang – Pementasan Tari Sambut khas Bangka Belitung kembali dihadirkan dalam acara ramah tamah di hadapan 94 crosser Motorcross Grand Prix (MXGP), di Sriwijaya Ballroom Swiss-Bell Hotel Pangkalpinang, Jumat malam (29/06/2018).

Hal ini merupakan upaya untuk memperkenalkan atau mempromosikan serta menjaga eksistensi seni budaya lokal, Bangka Belitung. Salah satunya dengan menampilkannya dalam acara ramah tamah di hadapan para tamu yang berasal dari luar Bangka Belitung. 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan bahwa acara ramah tamah menyambut tamu yang berasal dari luar Bangka Belitung menjadi salah satu media promosi potensi pariwisata Bangka Belitung.

“Sebagai tuan rumah, kita harus berusaha memanfaatkan keberadaan turis-turis mancanegara untuk berpromosi,” ujar Gubernur.

Gubernur juga terlihat mendatangi beberapa meja crosser sambil berbincang ringan memperkenalkan potensi Bangka Belitung. 

“Saya mendatangi crosser dan ngobrol secara langsung, mempromosikan makanan spesial Bangka Belitung dan menceritakan bahwa tidak hanya Bangka. Ada 450 pulau, 50 pulau ditempati dan 400 pulau siap menerima crosser sebagai turis," jelas Gubernur.

Gubernur menyarankan crosser untuk mengunjungi Pulau Belitung yang memiliki keindahan alam dan potensi bawah laut. Suasana santai dan tenang dapat dinikmati di sana sambil melepas lelah setelah perlombaan.

“Kunjungi Belitung, pulau yang sangat luar biasa. Pulau indah yang bisa dipilih bagi yang ingin mendapatkan suasana-suasana santai dan tenang sambil melepas lelah setelah perlombaan,” saran Gubernur.

Gubernur menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menyambut baik penyelenggaraan MXGP di Pangkalpinang. “Kita layani tamu dengan sebaik-baiknya minimal dengan berlaku sopan, jaga kebersihan dan senyum selalu kepada mereka”.

Tahun lalu, MXGP di Pangkalpinang diadakan pada bulan Februari 2017. Untuk tahun 2018, MXGP dilaksanakan pada 29 Juni hingga 1 Juli 2018. Perubahan jadwal pelaksanaan antara tahun lalu dengan sekarang dikaitkan dengan cuaca dimana tahun lalu, curah hujannya cukup tinggi Diharapkan tahun ini, curah hujan di bulan Juni dan Juli tidak terlalu tinggi. 

Namun sejak kemarin dan hari ini, Kota Pangkalpinang diguyur hujan. Hal ini membuat seluruh tim dan panitia bekerja ekstra guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semua persiapan sudah dilakukan sebaik mungkin, namun faktor cuaca cukup sulit untuk diprediksi dan tidak bisa dikendalikan. Oleh karena itu, Gubernu mengajak semua orang berdoa agar cuaca kembali bersahabat.

“Mari kita berdoa bersama, agar cuaca akan cerah pada saat pertandingan," ujar Gubernur.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Fotografer: 
Rafiq Elzan