Gubernur Resmikan Proyek Senilai Rp28 Miliar

Sungailiat – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung meresmikan proyek dengan total nilai anggaran Rp28 miliar. Sejumlah dana tersebut digunakan membangun Pasar ‘Kite’ Sungailiat, jembatan Air Mangka Bakam, jembatan Limbung Merawang, Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka serta empat kantor kecamatan.

Adapun empat kantor kecamatan yang dibangun menggunakan anggaran tersebut di antaranya, kantor Kecamatan Belinyu, Merawang, Puding Besar dan kantor Kecamatan Riau Silip. Sebanyak Rp16 miliar dana bantuan digelontorkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pembangunan sejumlah proyek tersebut.

Pasar merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat. Gubernur menjelaskan, pasar menjadi tempat bertemu antara penjual dan pembeli. Sekitar 70 persen pertumbuhan ekonomi berasal dari lingkungan pasar. Untuk itu, pemerintah harus dapat menjaga keberadaan pasar, terutama pasar-pasar tradisional. Keberadaan pasar modern jangan sampai mengalahkan pasar tradisional.

“Jagalah kondisi pasar dengan baik, terutama kebersihan pasar. Sehingga transaksi antara penjual dan pembeli dapat berlangsung dengan nyaman,” tegasnya saat meresmikan Pasar ‘Kite’ Sungailiat bersama tujuh proyek lainnya di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Selasa (14/4/2015).

Selain menggerakan roda perekonomian, Gubernur mengharapkan keberadaan pasar dapat menunjang penghasilan asli daerah (PAD). Sehingga memberikan dapat positif bagi pengembangan daerah. Penghasilan yang didapatkan tersebut digunakan untuk melakukan perawatan bangunan pasar atau untuk membangun fasilitas umum lainnya.

Usai membunyikan sirine tanda peresmiaan Pasar ‘Kite’ Sungailiat dan menandatangani delapan prasasti, Gubernur langsung mengunjungi pedagang yang telah mengisi sejumlah kios di pasar tersebut. Tampak berbagai jenis dagangan dijajakan seperti sayur mayur, ikan, daging hingga rempah-rempah kebutuhan dapur.

Gubernur juga menyempatkan diri berdiskusi dengan masyarakat pedagang. Pedagang di bagian luar bangunan induk pasar menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi. Terdapat beberapa pedagang mengharapkan agar pemerintah membangun kanopi di luar bangunan pasar, sehingga pedagang yang berada di luar tidak kepanasan tersengat matahari.

“Nanti akan dibangun. Namun untuk sementara tidak apa-apa panas sedikit, tidak apa kulit menjadi hitam yang penting manis,” guyon Gubernur.

Sementara Tarmizi Saat Bupati Bangka mengatakan, pasar ini sudah ada sejak 40 tahun lalu. Berbagai upaya untuk melakukan pembangunan pasar telah dilakukan, namun upaya tersebut kandas dikarenakan adanya penolakan dari pedagang. Selain itu pemda pernah bekerja sama dengan pihak swasta untuk melakukan pembangunan pasar.

“Kebijakan tersebut ditolak keras pedagang. Karena pedagang tidak ingin bangunan pasar dikuasai pihak swasta. Alhamdulillah akhirnya pemda berhasil menata bangunan pasar dan mendapat dukungan pedagang. Pasar ini merupakan pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Bangka, terutama Sungailiat,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari