Gubernur Rustam Effendi Terima Kunjungan Silaturahmi dan Audiensi KPPU KPD Batam

PANGKALPINANG – Dalam rangka peningkatan kerjasama dengan stakeholder di wilayah kerja, Senin, 13 Februari 2017 Kepala KPPU KPD Batam beserta staf melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertempat di Rumah Dinas Gubernur Bangka Belitung.

Kunjungan tim diterima langsung oleh Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi, Sekretaris Daerah Yan Megawandi serta Assisten II Sekda Budiman Ginting, sedangkan dari Tim KPPU KPD Batam dipimpin Kepala KPD Lukman Sungkar bersama Kabag Penegakan Hukum AA Gde Danendra, KA Kurdian Caesar dan Darma Putra.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tugas dan wewenang Komisi Pengawas Persaingan Usaha diantaranya adalah melakukan penilaian terhadap perjanjian dan kegiatan usaha yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.

KPPU KPD Batam memiliki wilayah kerja Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Jambi. Menurut Lukman Sungkar, KPPU memiliki kewenangan selain untuk meneliti, menerima laporan melakukan investigasi seperti polisi, bisa menuntut seperti jaksa, dan bisa memutuskan seperti hakim.

“Jadi semua kewenangan ini ada di KPPU, tapi memang keputusannya gak langsung inkraht, dan nanti bisa dichallenge di Pengadilan Negeri terus langsung ke Mahkamah Agung”, jelas Lukman.

Mengenai harga timah, "itukan produsennya terbesar di Bangka. tapi kenapa harga dunia itu marketnya diatur jadi harganya kan murah, kemaren ICDX itu yang dianggap memonopoli, kemaren sudah kita kaji, kita panggil mereka semua ternyata mereka itu sudah melaui mekanisme, beauty contest lah, karena memang tidak ada lagi bursa yang bisa ikut disitu, jadi yang terpilih ICDX itu", tutur Lukman. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rustam Effendi menyatakan bahwa memang disitu sebetulnya oligopoli yang banyak, kalo monopoli tidak, mungkin awalnya itu bagi pengusaha bagaimana meningkatkan harga, ujarnya.

Terkait inflasi Bangka Belitung yang tinggi, Sekretaris Daerah Yan Megawandi mengajak  KPPU untuk melaksanakan MoU dengan Pemprov Babel atau menjadikan Babel sebagai pilot project untuk bisa mengendalikan harga ikan, ayam, daging dan cabe. “Mari kita kawal sama sama supaya pasar ini menjadi pasar sempurna, kami tidak ada apa apanya kalau tidak didampingi KPPU”, tutur Yan.

Lukman mennyampaikan bahwa itu adalah ide yang bagus. “Nanti kita juga bisa melihat dimana letak hambatannya, biasanya ada di jalur distribus, jalur ini yang memang rentan dimainkan, kalau kita sering melakukan semacam penelitian memang dijalur-jalur ini pelaku-pelaku usaha itu bisa melakukan yang namanya KPO, jadi bekerjasama, nah itu dikita adalah pelanggaran yang sangat berat”, ujarnya

Rencananya di tanggal 17 Februari 2017 nanti akan ada kegiatan di Belitung dan diseluruh Indonesia akan dilaksanakan Sosialisasi mengenai pengawasan kemitraan UMKM oleh KPPU terkait UU nomor 20 tahun 2008, jadi antara Usaha Besar, Sedang dan Kecil itu harus berimbang, jadi UKM-UKM itu bisa tumbuh dan berkembang, tambahnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Noviansyah
Editor: 
Ahmad Fauzan Syahzian
Tags: 
Gubernur Rustam Effendi Silaturahmi dan Audiensi Dengan KPPU KPD Batam Di Rumah Dinas