Gubernur: Tak Perlu Bicara Kesetaraan

Belitung – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengharapkan agar tidak lagi mengangkat isu kesetaraan dalam persoalan pembangunan di daerah. Pasalnya dalam hal pembangunan, pemerintah provinsi memperlakukan sama antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Mengenai keinginan masyarakat agar dibangun Universitas Kelautan dan Perikanan di Belitung, Gubernur berjanji akan menindaklanjutinya. Namun pembangunan universitas membutuhkan lahan. Untuk itu diharapkan agar Pemda Bangka Belitung mempersiapkan lahan dan memberikan informasi jelas mengenai status lahan tersebut.

“Hingga saat ini Pemda Belitung belum pernah menyampaikan mengenai status lahan untuk pembangunan universitas tersebut,” kata Gubernur saat menutup rangkaian kegiatan peringatan HUT ke 14 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Tanjung Kelayang, Belitung, Sabtu (22/11/2014) malam.

Sekitar pukul 21.55 WIB rangkaian kegiatan peringatan HUT ke 14 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara resmi ditutup Gubernur. Selanjutnya diikuti pesta kembang api selama tujuh menit. Tampak warna-warni kembang api menghiasi langit Pantai Tanjung Kelayang, Belitung. Tak hanya itu, sebab sejumlah artis Bangka Belitung yang telah menasional juga ikut memeriahkan kegiatan ini. Ribuan tamu undangan dan masyarakat Bangka Belitung tampak antusias menikmati acara ini.

Peringatan hari jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung perlu dilakukan. Gubernur menjelaskan, pasalnya terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan karena pemberian atau hadiah. Provinsi dibentuk dengan perjuangan panjang tokoh-tokoh pergerakan tiga generasi dan masyarakat Bangka Belitung pada tiga zaman yaitu, zaman orla, orba dan zaman reformasi. Artinya tidak mudah membentuk provinsi ini, untuk itu masyarakat harus bersatu membangun provinsi.

“Jadi tidak perlu lagi kita bicara kesetaraan atau persoalan-persoalan yang dapat memicu konflik. Mari kita berkreasi, berinovasi guna membangunan provinsi yang kita cintai ini,” kata Gubernur yang juga merupakan tokoh pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Jika sebelumnya perayaan peringatan HUT Bangka Belitung selalu digelar di Pangkalpinang, namun diusia ke 14 tahun dirayakan di Tanjung Kelayan, Belitung. Sehingga masyarakat Belitung ikut merasakan kemeriahan perayaan ini. Selain itu, Tanjung Kelayang mempunyai sejarah sendiri dalam pembentukan provinsi. Sebab di daerah inilah lahir ikrar pembentukan provinsi yang dimotori tokoh-tokoh pejuang.

Kendati demikian, ingat Gubernur, perjuangan pembentukan provinsi tidak akan berjalan lancar jika tidak didukung masyarakat. Agar masyarakat Bangka Belitung ikut merasakan kegembiraan saat peringatan HUT Bangka Belitung, maka ke depan kegiatan serupa digelar secara bergiliran di kabupaten-kabupaten lain. Walaupun pesta rakyat dilaksanakan di kabupaten, namun paripurna tetap dilaksanakan di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Tujuan pemerintah adalah ingin menjadikan masyarakat menjadi damai dan sejahtera,” tegasnya.

Sebelumnya Sahani Saleh Bupati Belitung mengatakan, ada amanat dari anggota presidium pembentukan provinsi agar dibangun monumen ikrar Tanjung Kelayang. Saat ini masih tahap perjuangan pembebasan lahan untuk membangun monumen tersebut. Pasalnya lahannya masih dikuasai oleh pihak swasta. Pemerintah akan memperjuangkan agar lahan itu kembali dikuasai pemerintah.

“Pada HUT ke 15 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendatang, diharapkan lahan sekitar empat hektare tersebut sudah kembali dikuasai pemerintah,” ungkapnya.

Kendati tidak tersurat, namun tersirat agar dibangun Universitas Kelautan dan Perikanan di Belitung. Ia menambahkan, namun sampai saat ini pembangunan universitas tersebut belum terealisasi. Untuk memdukung keberadaan universitas ini, masyarakat dan Pemda Belitung bertekad mempertahankan kondisi pantai dan laut agar tetap alami. Lautan Belitung harus terbebas dari aktivitas pertambangan.

“Lebih baik mati besok dari pada menambang di laut. Ini deklarasi masyarakat Belitung,” tegasnya menyampaikan amanat anggota presidium pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara Syahrudin Sekda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Kegiatan HUT ke 14 Babel mengatakan, tema peringatan HUT kali ini yaitu, “Kuatkan Persatuan dan Kebersamaan Menuju Masyarakat Mandiri dan Berdaya Saing”. Kegiatan tersebar di beberapa SKPD antara lain, pameran budaya, pameran arsip, kegiatan kesehatan, jalan santai, siaran langsung TVRI nasional dan peresmian TVRI Bangka Belitung, upacara dan sidang paripurna.

“Malam resepsi ini merupakan malam penutup dari rangkaian acara memeriahkan HUT ke 14 Bangka Belitung. Sebanyak seribu orang tamu yang diundang untuk menghadiri acara ini,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nata | Fajrina Andini | Ismail
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi | Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari