Gubernur Tinjau Lahan Sawah Desa Kacung

KACUNG, BANGKA BARAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan beberapa pihak terkait melakukan Kunjungan Kerja ke lokasi lahan sawah di Dusun Kebayan Desa Kacung Bangka Barat pada Rabu (12/07/2017).

Kurang lebih satu tahun yang lalu lahan persawahan Desa Kacung dibuka melalui program TMMD oleh TNI. Dengan total keseluruhan lahan sebanyak 141 Hektar ini  seharusnya dikelola oleh masyarakat dengan pembagian 4 Kepala Keluarga setiap Hektarnya. Akan tetapi belum bisa difungsikan dengan baik sebab mengalamin banjir saat musim penghujan.

“Sawah belum dimanfaatkan masyarakat karena terkena banjir dan membuat akses jalan sulit ditempuh.” Demikian dijelaskan oleh Suhardi, Kepala Desa Kacung.

Lebih lanjut Erzaldi saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa lahan sawah di Desa Kacung ini belum mampu digarap secara optimal oleh masyarakat. Sebab selain tantangan alam yang sulit seperti aliran air yang cukup besar di area persawahan, juga salah satu penyebabnya adalah masalah irigasi. “Jika tidak ditindaklanjuti, maka sawah ini tidak bisa garap”, ungkapnya.

Beranjak dari masalah ini, Erzaldi ingin bagaimana air yang ada dapat terbagi dan dimanfaatkan oleh sawah-sawah sekitarnya.

Mengingat Lahan di Desa kacung dan sekitarnya ini cukup luas, masing-masing setidaknya 45 Hektar, 55 Hektar dan 80 Hektar. “lahan seluas ini harus bisa kita integrasi kan bersama-sama.” Tegas Erzaldi.

Selain itu, Lahan-lahan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk sawah saja, tetapi akan dimanfaatkan untuk perikanan dan peternakan sapi.

“Saya ingin sawah ini mendapatkan hasil yang mendekati rata-rata nasional.” Tegasnya.

Jika rata-rata nasional pertahun mencapai 6 ton per Hektar, Erzaldi ingin Babel mencapai 5,5 ton per Hektar. Dan jika tercapai, Pemerintah akan terus mendorong agar mencapai lebih dari target nasional, sebab daerah lain bisa mencapai hingga 12 ton perHektat tiap tahunnya.

Toni Batubara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung menambahkan, lahan desa Kacung kondisinya cukup baik saat dibuka hingga siap digarap tahun lalu sebab dilaksanakan saat musim panas dan kemarau, akan tetapi saat musim penghujan dibeberapa titik membuat area sawah banjir.

Serupa dengan yang dikatakan oleh Gubernur, Toni juga mengatakan bahwa lahan-lahan ini akan diintegrasikan dengan wilayah lain sehingga luasan irigasinya mencapai 1000 Hektar. “Sebab jika mencapai 1000 Hektar, pengelolaannya menjadi wewenang Provinsi.” Jelasnya.

Toni berharap, atas semangat Gubernur dalam menanggapi lahan sawah di Desa Kacung ini, pihaknya mampu membantu mengintegrasikan segera, setidaknya telah direncanakan di Tahun Anggaran 2018. Sementara untuk tahun ini dilakukan pengkajian kekurangan dan kelebihan lahan ini, sedangkan untuk penganggaran akan diusahakan dari pusat selain oleh Provinsi.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp