Gubernur Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Internasional

Lubuk Besar BANGKA TENGAH - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi melakukan peninjauan lokasi pembangunan pelabuhan Internasional yang berada di Desa Batu Beriga, Lubuk Besar Bangka Tengah, Kamis (23/2). 

Gubernur mengatakan rencana pembangunan pelabuhan tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan RI. Dan Pemerintah Pusat menyetujui pelaksanaan pembangunan pelabuhan penampung Internasional sekaligus memenuhi kelengkapan administrasiyang dibutuhkan.

"Pada prinsipnya pemerintah pusat menyetujui untuk dilaksanakannya pembangunan pelabuhan penampung internasional disini, tinggal nanti untuk kelengkapan surat-surat, dan kalau tidak ada halangan pak menteri mau kesini dengan bapak wakil presiden minggu depan sekaligus peresmian jembatan EMAS," terangnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan untuk pembangunan pelabuhan tersebut murni dilakukan oleh pihak swasta, hanya kebijakannya ditentukan oleh pemerintah pusat menunjuk pelabuhan ini sebagai pelabuhan hub internasional.

Ia berharap jika pelabuhan tersebut dijadikan International hub port, akan dapat turut membantu mengurai kemacetan pelabuhan di Jakarta, dan dapat mengurangi inflasi daerah dikarenakan bobot kapal yang besar maka akan membuat biaya operasional menjadi kecil sehingga tidak membebani harga yang artinya masyarakat pun akan terbantu.

"Jadi semua barang akan masuk ke port ini baru dibagi ke kapal-kapal kecil ke daerah tujuan. Supaya kontainer tidak harus jalan terus dari Tanjung Priok ke Cirebon, tapi dari sini bisa diarahkan langsung ke daerah tujuan," tambahnya.

Ia menjelaskan saat ini kondisi pelabuhan di Pangkal Balam hanya 2000 Dead Weight Toonage (DWT) *berat muatan kapal-red, belum lagi dengan pelabuhan di Sungai Selan yang sentimentasinya tinggi.

"Hal yang tidak kalah penting adalah adanya penempatan jasa wisata di daerah pelabuhan," tambahnya.

Sementara itu Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya antusias akan dibangunnya pelabuhan tersebut. Ia melihat ini merupakan sebuah peluang bagi pemerintah dalam menekan angka inflasi di Bangka Belitung.

"Ya mudah-mudahan dengan pelabuhan ini dibangun, maka setidak-tidaknya kita bisa mengurangi biaya kehidupan masyarakat Bangka Belitung yang saat ini biaya sembakonya sangat tinggi. Artinya ada ruang bagi kita untuk menurunkan inflasi, dengan inflasinya turun maka otomatis biaya masyarakat bisa diatasi," harapnya.

Selain itu Ia menambahkan pelabuhan ini akan menjadi sebuah pengembangan kota baru, dan akan memberi peluang tenaga kerja bagi masyarakat serta menjadi objek wisata baru di Bangka Belitung.

"Yang jelas, Gubernur sudah bertemu Bapak Presiden Jokowi dan memberikan paparannya tentang ini, dan hal yang penting bagi masyarakat disini adalah tidak menggangu aktifitas mereka sebagai nelayan dan dapat menjaga kelestarian sumber laut ini, inilah yang diinginkan oleh masyarakat," ucapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Abu Bakar
Fotografer: 
Jumizi
Editor: 
Herry Kurniawan