Hati-hati Penipuan yang Mengatasnamakan Koperasi

PANGKALPINANG -- Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghimbau agar masyarakat tidak tertipu dengan modus oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan koperasi dengam dalih menawarkan pinjaman berbunga rendah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dinas Provinsi Kepulauan Bangka Hj. Elfiyena mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini kembali terjadi penipuan yang mengatasnamakan koperasi. Oknum tertentu ini menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

"Kemenkop UKM dan Dinas Koperasi dan UKM meminta masyarakat untuk tetap waspada, tidak mudah percaya serta selalu melakukan klarifikasi," kata Hj Elfiyena di kantornya di Pangkalpinang, Kamis (4/10/18).

Dia menjelaskan bahwa koperasi maupun pihak dinas tidak pernah meminta masyarakat untuk mentransfer sejumlah uang untuk biaya administrasi terkait pinjaman berbunga rendah.

"Sebelumnya di daerah lain sudah mulai ada iklan yang diduga modus penipuan yang dilakukan oknum dengan dalih menawarkan pinjaman dengan mengatasnamakan koperasi dengan lebih dahulu meminta biaya administrasi melalui transfer ke rekening pribadi oknum," katanya.

Untuk mengantisipasi modus penipuan mengatasnamakan koperasi di wilayah Babel, Ia mengatakan pihaknya telah menerus surat edaran dari Kemenkop UKM dengan nomor 362/SE/Dep.6/X/2018 tertanggal 2 Oktober 2018 kepada dinas koperasi dan UKM di Kab/Kota. Hal ini dilakukan agar masyarakat di Babel tidak menjadi korban penipuan dengan modus seperti ini.

"Kami berharap masyarakat agar selalu mewaspadai dan tidak terjebak modus penipuan apapun yang mengatasnamakan koperasi tertentu. Selain itu masyarakat selalu melakukan klarifikasi dan konfirmasi secara langsung baik kepada koperasi atau pihak dinas apabila dijumpai surat, brosur, iklan, atau sejenisnya yang diragukan keabsahannya," katanya.

Ia juga menyarankan agar masyarakat tidak sungkan-sungkan untuk melapor atau bertanya kepihak dinas yang membidangi koperasi di Kabupaten/Kota.

"Masyarakat juga disarankan untuk mengenal koperasi mulai dari badan hukum, pengurus, hingga kemudian usahanya," pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Anto
Editor: 
Mammaq