Hj. Susanti: Pahami Konsep Diri Untuk Memperkuat Kualitas Hidup Kaum Perempuan

Pangkalpinang - Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan pertemuan dengan tema "Penguatan Kapasitas Kelembagaan Kualitas Hidup Perempuan" bertempat di Hotel Bangka City Pangkalpinang, pada Rabu (08/11/2017).

Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari mulai dari tanggal 08 s.d 09 November 2017, peserta yang diundang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepilauan Bangka Belitung dan dunia usaha. Adapun tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas hidup perempuan baik bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, politik, sosial dan lingkungan.

Saat membuka acara, Hj.Susanti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan masih terjadinya diskiriminasi terhadap perempuan menjadi permasalahan mendasar. Di sisi lain juga masih terdapatnya kesenjangan partisipasi politik kaum perempuan yang disebabkan ketimpangan struktur sosial kultural di lingkungan masyarakat.

"Kesenjangan tersebut mencerminkan bahwa masih terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap akses layanan, pendidikan yang lebih tinggi dan keterlibatan dalam kegiatan politik yang lebih luas," ungkap Hj.Susanti.

Menurut Hj.Susanti, dengan diundangnya OPD yang terlibat seperti Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan  Perdagangan serta dunia usaha akan membangun sinergitas dan koordinasi yang lebih baik sehingga program yang tersedia pada masing masing OPD tidak saling tumpang tindih. Salah satu contoh konkrit dengan mensinergiskan program tersebut adalah adalah Disperindag dan pelaku usaha yang menyelenggarakan pelatihan untuk pengemasan suatu barang usaha bagi kaum perempuan agar pruduk yang dihasilkan dapat menjadi menarik dan layak untuk dipasarkan.

Hj Susanti menambahkan, saat ini masih banyak perempuan yang belum memahami konsep diri sehingga perempuan masih belum percaya diri akan kemampuan yang dimiliki. Maka perempuan di Bangka Belitung harus semakin meningkatkan kualitas hidup dengan pengetahuan dan penguasaan teknologi informasi serta terus meningkatkan kapasitas SDM perempuan sehingga kualitas hidup kum perempuan akan semakin baik.

"Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk forum peningkatan kualitas hidup perempuan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai wadah untuk berkoordinasi dan bersinergi agar secara khusus dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan," tutup Hj. Susanti.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Evani