Ibu Melati Erzaldi : Penandatanganan MOU untuk Memperkuat UMKM dan IKM

PANGKALPINANG - Ibu Melati Erzaldi mendorong terbentuknya kerja sama antara pihak Pemerintah, Masyarakat dan swasta. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya MOU antara Bank BJB dan Toko oleh-oleh serta Pelaku UMKM dan IKM saat Silahturahmi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) se-Pulau Bangka dengan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Kamis (13/07/2017).

Ibu Melati selaku Ketua Dekranasda sekaligus Penggerak PKK menjelaskan bahwa ini adalah bentuk kerja sama antara Pemerintah, Masyarakat dan pihak swasta. Bank BJB sebagai akses permodalan untuk mendukung UMKM dan IKM. Sedangkan pihak swasta, diantaranya Toko oleh-oleh sebagai penjual dan UMKM dan IKM sebagai produsen produk.

Sejak lama Babel diingat karena pertimahannya, akan tetapi seiring waktu berjalan, pertimahan pasti akan habis. Sehingga masyarakat Babel mulai membuat UMKM atau IKM. Banyaknya bidang usaha masyarakat belakang ini, Ibu Melati berharap ini mampu menjadi kekuatan utama pasca timah.

Selain itu, Pariwisata di Babel juga cukup menarik, bahkan mulai dikenal secara Nasional maupun Internasional. Tentunya Pariwisata ini erat kaitannya dengan UMKM dan IKM, diharapkan seiring berjalannya waktu dan program Pemerintah tentang Pariwisata pasca timah, UMKM dan IKM mampu memperkuatnya.

Menurut Ibu Melati, Penandatanagan MOU ini adalah untuk membentuk kekuatan antara beberapa unsur terkait. Bahwa kedepan, Babel tidak boleh kalah dengan daerah destinasi wisata lain. Baik dari segi produk, olahan makanan dan kerajinan dibanding daerah pariwisata lain yang bahkan sudah mendunia. “hanya perlu dipoles dibeberapa hal saja, harus tetap inovatif, kreatif dan berkwalitas.” Ungkapnya. 

Menanggapi beberapa kendala yang kerap ditemui seperti tempat pemasaran, Ibu  Melati mau agar menjadi perhatian kita bersama, tentunya juga masyarakat sebagai pelakunya.“Semoga pertemuan kita pada hari ini bisa membuka mata Bapak dan Ibu, bahwa harus terus bersemangat untuk produksi produk baik makanan maupun kerajinan.” Tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, bahkan disiapkan pelatihan dari aplikasi untuk sistem pemasaran produk-produk hasil UMKM dan IKM Babel. Agar pemasaran produk tidak hanya secara fisik di Babel saja, tetapi juga secara online. “Gubernur sangat mendukung UMKM dan IKM hingga dipikirkan solusi pemasaran agar tidak kalah dengan produk dari daerah lain.” Ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp