Inflasi Pangkalpinang dan Belitung Selisih 49 Poin

Pangkalpinang – Inflasi di Pangkalpinang dan Belitung selisih 49 poin. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, November lalu Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 1,10 persen. Sedangkan inflasi di Belitung sekitar 1,59 persen.

Herum Fajarwati Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, ketika inflasi di Pangkalpinang 1,10 persen, Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,29. Inflasi tersebut dikarenakan adanya peningkatan harga yang ditunjukan naiknya indeks lima kelompok pengeluaran yakni, kelompok bahan makanan sebesar 0,92 persen, kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau naik sebesar 0,61 persen.

“Untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan  bakar naik 0,63 persen, kelompok kesehatan 0,63 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 3,75 persen,” kata Herum saat jumpa pers di Kantor BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (1/12/2014).

Lebih jauh ia menjelaskan, dari sekian banyak kelompok tersebut, terdapat satu kelompok mengalami deflasi yakni kelompok sandang 0,07 persen. Sementara kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga dalam posisi stabil. Tingkat inflasi tahun kalender Januari hingga November sebesar 4,13 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun atau November 2014 terhadap November 2013 sebesar 5,01 persen.

“Komponen inti pada November 2014 memberikan andil inflasi sebesar 0,54 persen. Komponen bergejolak juga inflasi sebesar 0,50 persen. Sementara komponen yang harganya diatur pemerintah memberikan andil inflasi terbesar yaitu 3,70 persen,” ungkapnya.

Menyinggung mengenai indeks harga konsumen/inflasi di Tanjung Pandan, ia mengatakan, ketika inflasi 1,59 persen, indeks harga konsumen sebesar 122,87. Inflasi November 2014 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukan naiknya IHK pada kelompok bahan makanan 1,39 persen, kelompok makanan jadi, minuman,rokok dan tembakau 1,56 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik sebesar 0,75 persen.

Sedangkan untuk kelompok sandang naik 0,49 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,29 persen, kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 5,79 persen. Menurutnya, untuk kelompok kesehatan di Kabupaten Belitung stabil. Sementara tingkat inflasi tahun kalender November 2014 sebesar 9,62 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 10,92 persen.

Kelompok yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada November 2014 yaitu, kelompok bahan makanan 0,42 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,30 persen, kelompok perumahan air, listrik, gasdan bahan bakar 0,18 persen, kelompok sandang 0,03 persen, kelompok rekreasi dan olahraga 0,02 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,65 persen.

“IHK merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari