Ingat! Beri Data Akurat ke Petugas ST 2013

Pangkalpinang - Azrizal Staf Ahli Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Bidang Pertambangan dan Energi mengingatkan agar petani memberikan data akurat/aktual mengenai pertanian kepada petugas Sensus Pertanian (ST 2013). Pasalnya data yang diberikan petani akan dijadikan sebagai acuan bagi pemerintah untuk mengembangkan sektor pertanian di Babel.

"Jika data yang dihimpun petugas sensus akurat, maka perencanaan pembangunan di sektor ini akan lebih baik. Jadi jangan memberikan data yang asal-asalan," tegasnya saat membuka kegiatan Rapat Interdep Persiapan ST 2013, di lantai 3 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/4/2013).

Data yang aktual membuat pembangunan di sektor pertanian dapat disusun dengan cermat. Ia menambahkan, sektor pertanian berperan sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebab pertanian merupakan sektor penyedia pangan, sadang dan papan. Karena itu, pembangunan sektor pertanian harus berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.

Untuk saat ini, masih banyak angkatan muda di Bangka Belitung yang bekerja di sektor pertanian. Ia menjelaskan, kondisi ini menunjukan bahwa sektor pertanian di Bangka Belitung cukup menjanjikan. Sektor pertanian memberikan kontribusi yang cukup tinggi pada pendapatan bruto Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut dari angka 18,02 persen di tahun 2011 menjadi 18,65 persen di tahun 2012.

Sektor pertanian menduduki peringkat ketiga setelah sektor industri dan perdagangan dalam andil penyumbangan PDRB. Dikatakan Azrizal, pembangunan di sektor pertanian akan lebih maju, jika perencanaan dilakukan berdasarkan data sensus yang akurat. Sebab data-data yang dikumpulkan dapat membuat perencanaan yang lebih matang.

Diharapkan Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat melaksanakan sensus pertanian dengan baik. Sehingga pembangunan yang dilakukan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat petani. Menurutnya, keberhasilan sensus ini tergantung informasi yang diberikan masyarakat. Oleh sebab itu hendaknya masyarakat dapat memberikan informasi yang sebenarnya.

"Jika ada petugas sensus yang turun ke lapangan pada bulan Mei ini, tolong berikan informasi yang seakurat mungkin. Jika salah memberikan informasi, maka akan salah juga dalam penyusunan data yang dilakukan BPS. Dari data inilah selanjutnya pemerintah merancang program-program guna kesejahteraan masyarakat. Petugas sensus juga harus berkoordinasi dengan pemda setempat," ujarnya.(hzr/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Surianto