Inspektorat Babel Laksanakan Diklat Audit Forensik dan Audit Berbasis Resiko Bagi APIP

PANGKALPINANG – Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Audit Forensik dan Audit Berbasis Resiko di Lingkungan Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hari ini (Senin, 13/3/2017) digelar di Aula kantor BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sekretaris Inspektorat Daerah Provinsi kepulauan Bangka Belitung Rudi Mahardi, SH. selaku ketua pelaksana, melaporkan pelaksanaan kegiatan. Ia mengatakan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini untuk memberi keterampilan dan penguasaan pengetahuan teknis yang berhubungan secara langsung dengan pelaksana tugas pokok Inspektorat, serta mencapai persyaratan kompetensi teknis yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas APIP.

Ia mengungkapkan, bahwa pelaksaan kegiatan ini memakan waktu selama lima hari, yaitu sejak tanggal 13-15 Maret 2017 yang bertempat di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Air Itam Pangkalpinang. Peserta yang mengikuti diklat total berjumlah 62 peserta, yang terdiri dari diklat Audit Forensik 30 peserta dari Inspektorat daerah prov Babel, dan diklat Audit Berbasis Resiko 24 peserta dari Inspektorat prov Babel dan 8 pesertanya lagi berasal dari Kabupaten/kota. Pembiayaan diklat ini dibebankan kepada anggaran Inspektorat Daerah tahun anggaran 2017.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala perwakilan BPKP Provinsi Bangka Belitung Raden Suhartono yang didampingi Sekda Babel Yan Megawandi.

Dalam acara ini, Yan Megawandi mengharapkan kepada para peserta untuk memanfaatkan dengan baik waktu yang dimiliki selama lima hari kedepannya bersama para Widyaiswara.

“Kalian mencatat nanti diakhir acara diklat ini, apa yang diperoleh selama lima hari dimukimkan di diklat ini. Tambahan ilmu pengetahuan seperti apa yang kalian dapatkan. Mudah-mudahan juga akan ada semacam sertifikasi diakhir masa diklat ini,” ujar Yan dalam sambutannya.

Dengan mengutip istilah orang melayu “jangan cuma berbaris ikut panjang, bertepuk tangan ikut ramai”, Yan mengatakan, “Kalau ingin menjadi APIP yang professional, harus sungguh-sungguh. Ikuti semua materi yang ada di kelas. Kalau ada hal yang belum paham atau belum dimengerti, bertanyalah. Karena anda disodori oleh Widyaiswara terbaik dibidang ini yang didatangkan khusus dari Gadog,” ucapnya.

Selain itu Yan mengungkapkan bahwa menurut informasi yang Ia dapat, pada tahun 2019 seluruh APIP harus mempunyai posisi kemampuan di level 3. Saat ini Pemprov Babel baru di level 2 menuju 3.

Yan menghimbau agar Ia diinformasikan road map agar dapat mencapai target 100% yang sudah ditetapkan oleh Presiden untuk tahun 2019. Untuk menuju kesana, Yan mengatakan bahwa ini bukan hanya tugas Pemerintah Provinsi secara internal untuk para auditor, tapi juga bersinergi dengan 7 kabupaten/kota. (K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo Tabarani
Editor: 
Noviansyah