Jadi Narasumber Penguatan Pokja PUG Bangka Selatan, Susanti Bahas Ini

TOBOALI-- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Fungsi Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) di Kabupaten Bangka Selatan Jumat (2/8/2019).
 
Susanti menyampaikan bahwa sebenarnya Kabupaten Bangka Selatan sudah melakukan proses evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penilaian mandiri dengan nilai 516.
 
"Nilai ini sebetulnya sudah berada pada klasifikasi KLA Pratama, namun setelah melalui administrasi tidak lolos artinya ada penurunan nilai yang dikarenakan lampiran bukti kurang sesuai ataupun berulang (ganda)", terangnya.
 
Susanti menyebutkan ada tujuh langkah yang dapat dilakukan untuk penguatan kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) yakni dengan membentuk Pokja dan Focal Point di Perangkat Daerah; melakukan capacity building seperti advokasi,pelatihan, workshop, seminar, study banding; dukungan data terpilah berdasarkan jenis kelamin; memperluas jejaring kerja PUG; melakukan KIE; melakukan kajian tentang isu gender dan daerah; serta melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan PUG.
 
Pada kegiatan yang sama, Susanti juga sempat menyoroti dan menyesalkan terkait masih adanya kegiatan hiburan musik di pesta-pesta pernikahan di kampung-kampung di Bangka Belitung ini yang menampilkan biduan dengan pakaian yang seksi.
 
"Ini memberikan dampak buruk bagi anak-anak, remaja maupun dewasa, serta masih akan sulit bagi daerah untuk mengurangi angka kriminalitas, kekerasan terhadap perempuan dan anak", tambahnya.
 
Untuk itu, Susanti mengajak seluruh OPD terkait dan lintas sektor terkait agar dapat bersinergi agar terwujud Kabupaten Bangka Selatan yang betul-betul Ramah Anak.
 
Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Lisia Ayu
Fotografer: 
Aldino
Editor: 
Fitra