Jelang Natal dan Tahun Baru, Wakil Gubernur Sidak Angkutan Umum

Pangkalpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah melakukan pemeriksaan kendaraan serta meninjau kesiapan angkutan dalam rangka menghadapi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di 4 (empat) lokasi.

Pemeriksaan kendaraan dan pengecekan pengemudi pertama dilakukan di Terminal Girimaya Pangkalpinang kemudian dilanjutkan pemeriksaan ke Terminal Kampung Keramat Jalan Mentok Pangkalpinang. Saat dilakukan pengecekan pengemudi dan pemeriksaan kendaraan di Terminal Girimaya, Wakil Gubernur menemukan berbagai masalah administrasi dan operasional kendaraan seperti, izin operasi sudah habis, kelengkapan kendaraan seperti lampu sein, klakson, lampu, rem, pemilik kendaraan hanya membawa STNK, plat nomor kendaraan berwarna hitam dipergunakan untuk mencari penumpang di terminal.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan, adanya persoalan administratif  dan kelengkapan kendaraan karena para pengendara mengutamakan kendaraan tersebut beroperasi sehingga menyebabkan terjadinya pelanggaran -pelanggaran dalam berkendaraan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur pada Kamis (21/12/2017) saat Pelaksanaan Pemeriksaan Kendaraan (Ram Check) dan Pengecekan Pengemudi dan Peninjauan Kesiapan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Terminal Girimaya Pangkalpinang.

"Ini suatu catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan. Beberapa permasalahan yang tidak sesuai dengan ketentuan sudah dicatat dan akan ditindaklanjuti temuan tersebut," ujar Wagub.

Wakil Gubernur mengatakan diperlukan langkah penertiban supaya tidak ditemukan permasalahan pada saat berkendaraan, sedangkan tujuan dilakukan pemeriksaan yaitu untuk meningkatkan kesadaran para pengendara mobil angkutan umum serta melihat kesiapan dalam menyongsong natal dan tahun baru.

"Teguran telah disampaikan dan kelengkapan kendaraan harus segera dipenuhi, sedangkan kendaraan yang telah melewati izin operasinya langsung ditilang dan harus membayar denda," jelas Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur juga mengatakan pemilik kendaraan memiliki perhatian yang tinggi untuk keselamatan penumpang. Apabila terjadi penertiban maka yang menanggung ketidaknyamanan suatu perjalanan adalah para penumpang.

"Pemilik dan pengendara agar dapat taat terhadap norma operasional kendaraan, apakah itu kendaraan umum, kendaraan sewa maupun kendaraan lainnya," himbau Wakil Gubernur.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sarjulianto mengatakan, apabila ditemukan berbagai masalah operasional kendaraan akan dikenakan sanksi. Oleh karena itu kendaraan tersebut perlu dilengkapi dan diperbaiki agar layak beroperasi lagi. "Setelah ini akan rutin kita cek, minimal tiga bulan sekali," tegas Sarjulianto.

Sarjulianto mengatakan kesadaran pengemudi terhadap kelayakan kendaraan masih kurang karena para pengemudi kendaraan hanya memikirkan mencari penumpang tanpa memikirkan kondisi fisik kendaraan.

"Harus dipenuhi dulu persyaratan-persyaratannya agar kendaraan tersebut layak beroperasi, yaitu melalui uji KIR yang dilakukan enam bulan sekali," tegas Sarjulianto.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
adits
Fotografer: 
adits