JUMAIDAH : “BANYAK EDUKASI YANG DIDAPAT DARI FIELD TRIP KE UPTD BALAI PEMULIAAN IKAN TJ KERASAK”

Toboali – Kedatangan rombongan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri  I Mendobarat guna melakukan field trip / Studi Wisata ke Balai Pemuliaan Ikan (BPI) Tanjung Krasak Kamis, (28/11) mendapat apresiasi dan disambut baik oleh Kepala UPTD yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Sutarso bersama para staf dengan penuh suka cita.

Berjumlah 130 orang yang terdiri 28 orang Guru Didik dan Tata Usaha serta 102 orang siswa , rombongan menggunakan 6 (enam) bis pariwisata melakukan trip perjalanan mulai dari Danau Kaolin, Hutan Mangrove Sadai, Balai Pemuliaan Ikan, Pantai Tanjung Kerasak dan di akhiri ke Benteng Belanda.

Jumaidah, salah seorang guru pendidik di SMK Negeri I Mendobarat mengatakan tujuan kunjungan kali ini untuk menambah pengalaman, wawasan dan pengetahuan para siswa tentang pembenihan udang. Selain itu hasil edukasi yang diperoleh agar siswa mengetahui cara budidaya ikan yang baik.

“Harapan kami sebagai tenaga pengajar semoga kunjungan ini dapat tercipta kerjasama yang baik antara dua belah pihak , terutama untuk pihak Balai Pemuliaan Ikan untuk menampung tenaga SDM dalam konteks lapangan pekerjaan yang berkompeten dibidangnya setelah siswa selesai menempuh pendidikan”, ujarnya.

Sementara Sutarso yang melihat  antusias siswa tentang keingintahuan prosesi pemberian pakan udang, pembenihan serta pembudidayaan ikan yang baik, sangat merespon positif kegiatan ini.

“Disini para siswa dapat melihat langsung pemberian pakan dan mendapat pengetahuan tentang kualitas benih yang ditebar harus dalam keadaan sehat dan berasal dari unit pembenihan bersertifikat dan tidak mengandung penyakit yang berbahaya”, jelas Tarso panggilan akrabnya.

Mengenai pakan ikan yang digunakan, lanjut Tarso, harus memiliki nomor pendaftaran / sertifikat yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal atau surat jaminan dari institusi yang berkompeten. Pakan yang dibuat sendiri harus dibuat dari bahan yang direkomendasikan oleh DJPB dan tidak dicampur dengan bahan-bahan terlarang (antibiotic, pestisida, logam berat).

Sumber: 
Balai Pemuliaan Ikan UPTD DKP Babel
Penulis: 
Reni Pebrianti