Kader PKK Cerdas dan Bekerja Tanpa Pamrih

PANGKALPINANG– Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan orang cerdas dan mampu bekerja tanpa pamrih. Selain itu kader PKK dapat diandalkan dalam menciptakan keluarga sejahtera. Ke depan kader harus mampu menghilangkan stigma mengenai keberadaan PKK.

Demikian dikatakan Melati Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat rapat konsultasi TP PKK tahun 2017 di ruang pertemuan Hotel Santika, Selasa (11/7/2017). Lebih jauh ia mengatakan, program-program PKK harus dekat dengan masyarakat seperti, menciptakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai provinsi layak anak.

“Untuk menjadikan provinsi layak anak harus mendapatkan dukungan dari kabupaten/kota. Bersama kita memberi perlindungan kepada anak. Sebab anak menjadi prioritas bagi kader PKK dengan melakukan perlindungan anak terpadu,” kata Melati.

Selain itu, jelasnya, kegiatan kesatuan gerak (KKG) PKK harus dipersiapkan secara matang dan dilakukan sejak jauh hari. Hal ini merupakan upaya mengindari persiapan secara instan. Sedangkan mengenai program yang dapat meningkatkan kapasitas kader, PKK membuat website dan tabloid. Media ini dikelalo langsung kader PKK dengan kontributor dari kabupaten/kota.

Menurut Melati, sebelum membuat website dan tabloid kader PKK diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan maupun workshop menulis. Dengan membuat tulisan diharapkan kader PKK bisa memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat. Tak hanya itu, mengaktifkan kembali Dasa Wisma juga menjadi perhatian pengurus PKK.

“Jika Dasa Wisma aktif berdampak data-data menjadi valid. Karena kelompok Dasa Wisma ini membantu kelancaran tugas-tugas pokok dan program PKK. Program-program tersebut sebagai langkah lebih lanjut menindaklanjuti rapat kerja tingkat nasional,” paparnya.

Sementara Sumini Yuliastuti Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, pengurus maupun kader PKK hendaknya dapat melakukan kegiatan serta hal-hal yang membuat TP PKK terus berkiprah. Keberadaan PKK melalui program pemberdayaan dalam keluarga menjadi mitra pemerintah dan ujung tombak menyukseskan pembangunan.

Lingkungan keluarga menjadi pondasi awal serta modal dasar pembangunan. Ia menambahkan, sebuah keluarga melahirkan generasi penerus untuk melanjutkan pembangunan. Untuk itu, rakon PKK kali ini diharapkan bisa memberikan informasi dan menambah wawasan serta pengetahuan bagi kader. Bagian peran PKK untuk menunjang keluarga sehat dan sejahtera.

“Pengurus di kabupaten/kota hingga provinsi harus saling bersinergi, sehingga mendapatkan output yang membuat PKK lebih maju dan berdampak besar bagi masyarakat. Pengurus PKK mesti peka terhadap kondisi sekitar agar bisa menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan masyarakat. Pengurus PKK juga aktif sebagai perempuan anti korupsi,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky/Huzari
Fotografer: 
Rizky