Kadiskepora Suharto : PPAN Harus Melahirkan Pemuda Maju Dan Berani Mandiri

Pangkalpinang - Berbagai bidang ilmu pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dan menjadi pengalaman yang paling berharga bagi Abdurrohman Septiadi (26), pemuda asal Bangka Selatan provinsi kepulauan Bangka Belitung setelah usai mengikuti Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2019, dengan tujuan negara Malaysia.

Tak hanya itu, kesempatan berkunjung ke beberapa institusi pemerintahan seperti Kementerian Belia Sukan (KBN) negara Malaysia dan pusat-pusat pendidikan, bahkan berkesempatan berdialog dan berkunjung ke dewan pemuda malaysia.

Kepala dinas kepemudaan dan olahraga provinsi Babel, Suharto, berharap jika pemuda ingin maju dan mandiri, maka kedepan dapat mengubah pola pikir dimulai sejak sekarang. Hal ini disampaikan saat menyambut dan bertemu Abdur Rohman Septiadi, didampingi Kabid kepemudaan diskepora Babel Ferdian Hermawan Loebis dan Kasie kepemudaan Abang Evan Savitri, Selasa (07/10/2019), diruang kerjanya Diskepora Babel.

"Tugas yang sangat berat dan tugas yang sangat mulia, tantangan kedepan harus mengubah pola pikir generasi muda di Babel agar dapat menjadi generasi pemuda yang maju dan mandiri," ujarnya.

Selain itu, apa yang didapatkan selama mengikuti kegiataan tersebut agar di kembangkan dan mengajak pemuda Babel yang lain untuk dapat ikut berpartisipasi dengan ilmu yang telah diperoleh untuk di terapkan kepada generasi pemuda lainnya yang ada di Babel, dan pemuda jangan selalu bergantung pada orang tua dan  pemerintah, kata Suharto.

 "Pemuda jika selalu bergantung dan mengharapkan pada orangtua dan pemerintah terus,  dikarenakan sikap dan perilakunya untuk mandiri itu kurang, maka pemuda harus berani mandiri," tegasnya.

Sementara itu, Kabid pemberdayaan dan pengembangan kepemudaan diskepora Babel Ferdian Hermawan Loebis, mengucapkan terima kasih, dan menjadi suatu kebanggaan bagi babel.

"Apa yang kamu dapatkan disana, tolong diterapkan kepada generasi muda di Babel, buat aksi nyata agar dapat dikembangkan di Babel," pesan Ferdian.

Berbagai bidang ilmu dan wawasan yang diperoleh Rahman selama mengikuti Program IMYEP di negara Malaysia, telah diterima oleh Abdul Rohman Septiadi (26) yang mewakili Babel pada September lalu, seperti bidang entrepreneurship, ekonomi kreatif, kepemimpinan dan pendidikan kepemudaan.

Dikatakan Rahman, pola pikir generasi pemuda di Malaysia, mempunyai power yang sangat luar biasa sekali, baik dari kementerian pemuda dan olahraga nya, para bawahannya yang terdiri dari cabang-cabang maupun akar-akar organisasi kepemudaannya yang sangat kuat sekali.

"di Malaysia ada namanya, dewan pemuda yang dimana para pemuda di dalam organisasi kepemudaan tersebut berusia antara 16-30 tahun, didukung oleh pemerintah serta motivasi yang tinggi dari para pemudanya," jelasnya.

Dikatakannya, Kementerian Belia Sukan Memberikan kepercayaan kepada para pemuda yang terpilih dari dewan pemuda. Saat di Malaysia, mereka berkesempatan berkunjung dan bertemu dengan Syed Saddiq Syed Abdul Rahman Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, menteri termuda se-Asia tenggara.

 "Apa yang saya dapatkan disana, akan saya terapkan seperti membuat komunitas bagi pemuda yang ada di Basel,  seperti Aksi sosial dan pelatihan kepemudaan dan tempat kursus bahasa Inggris," ungkapnya.

Sumber: 
Diskepora
Penulis: 
Adit
Fotografer: 
adit