Kementerian KUKM RI Gelar Pertemuan Pembahasan Perencanaan Pengembangan UMKM Babel

BANGKA TENGAH - Kementerian Koperasi dan UKM RI dan kementerian PPN BAPPENAS RI mengadakan pertemuan dengan dinas UMKM provinsi kepulauan bangka belitung dalam rangka koordinasi monitor dan evaluasi kegiatan koperasi dan UKM di Bangka Belitung, hari ini Kamis (6/7/2017) di Hotel Sol Marina. Mengawali sambutannya Bonar Hutahuruk selaku kepala biro perencanaan UMKM RI mewakili sekeretaris kementerian UMKM RI menjelaskan besarnya prospek dan outcome sektor ekonomi UMKM bagi PDRB dan penyerapan tenaga kerja merupakan satu faktor yang mendasari pemerintah melalui kementerian UMKM RI dan bappenas melakukan monitoring kondisi sektor ekonomi UMKM khususnya yang ada di Bangka Belitung.

"Prospek UMKM di bangka belitung sangat tinggi, selain itu bahkan berdasarkan hasil sensus tahun 2016 yang dilaksanakan oleh BPS Pusat terpotret kondisi jumlah pelaku UMKM di indonesia saat ini berada di kisaran 50 juta pelaku UMKM dimana kondisi ini sangat berpengaruh terhadap PDRB dan tentunya juga penyerapan tenaga kerja," ungkap Bonar.

Selain prospek yang tinggi, Bonar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan perkembangan kondisi ekonomi di Indonesia tercatat sektor UMKM merupakan satu kegiatan ekonomi yang mampu bertahan pada masa krisis moneter, hal ini menurutnya mendasari pemerintah sangat menaruh konsen terhadap pertumbuhan dan pengembangan UMKM khususnya yang ada di daerah.

lebih jauh, Bonar juga menjelaskan bahwa melalui temu koordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan sektor UMKM antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini sebagai upaya dalam rangka mensinergikan program strategis dan prioritas pemerintah dalam penumbuhan dan pengembangan UMKM di daerah

"Pertemuan ini juga menjadi alat untuk mendukung perencanaan program strategis apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung dan pelaksanaan program pengembangan sektor koperasi dan UKM," ungkap Bonar

Program wirausaha pemula, bantuan tenaga PPKL , program KUR, pembangunan KUR, pendampingan KUR, pemberian sertifikat NIK kepada koperasi dan pelaku UKM, program kemudahan pemberian izin koperasi dan UKM, diungkapkan Bonar merupakan beberapa program kementerian UMKM untuk pengembangan sektor koperasi dan UKM di Bangka Belitung.

Tampak hadir sebagai nara sumber Direktur Pengembangan UKM dan Koperasi, Kementerian PPN Bappenas RI Ahmad Dading Gunadi, Inspektur Kementerian Koperasi dan UKM Masyrifah, Asisten Deputi Perlindungan Usaha Karimuddin.

Selain itu dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Babel Hasanuddin mengatakan bahwa kegiatan koordinasi monitor dan evaluasi ini merupakan kegiatan yang penting untuk dilaksanakan karena dapat mengidentifikasi masalah dan dapat menemukan solusi.

Kemudian Ia pun menambahkan, bahwa Gubernur sangat mendukung dalam meningkatkan UMKM di Babel. "Gubernur sangat antusias meningkatkan UMKM dari segi produktivitas dan daya saing, sehingga dapat meningkatkan yang dari micro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar," tutup Hasanuddin. (Stevani/K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani/Khalimo
Fotografer: 
Khalimo