Kementerian Perdagangan RI Kunjungi Pasar Pagi, Pantau Stok dan Harga Bahan Pokok di Pangkalpinang

PANGKALPINANG - Kementerian Perdagangan RI dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memantau kestabilan harga dan stok barang kebutuhan pokok di Kota Pangkalpinang. Pemantauan ini untuk mengetahui stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersedian stok menjelang Puasa dan Lebaran 2017/1438 H.
 
"Kemendag RI berupaya mengantisipasi sejak dini potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran. Pantauan ini dilakukan diseluruh Indonesia agar stok dan harga barang kebutuhan pokok stabil," kata Kasan, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kemendag RI didampingi Sekda Babel Yan Megawandi dan Kepala Disperindag Babel Yuliswan, ketika memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Pagi Pangkalpinang, Rabu (12/4/17) pagi.
 
Pemantauan stok dan stabilitas harga dilakukan diseluruh Indonesia. Menurut Kasan, pemantauan ini tidak hanya dilakukan hari ini, namun terus dilakukan setiap hari. Tak hanya di pasar, pemerintah juga akan melakukan pengecekan stok barang kebutuhan pokok ke pihak distributor untuk menjamin stok barang.
 
"Kita jamin stabilitas harga. Kita jamin stoknya. Untuk minyak goreng, pemerintah sudah punya stok yang siap digelontorkan manakala ada yang mengganggu stabilitas harga bahan pokok. Harga tak bergejolak dan harus stabil, karena kasian masyarakat jika naiknya terlalu tinggi," tegasnya.
 
Kasan menjelaskan dari hasil pantauan tadi, minyak goreng kemasan sederhana dijual pedagang sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). HET gula pasir kiloan di pasar modern Rp.12.500. Harga dipasar modern menjadi price leader sehingga harga ini terinformasikan ke pasar rakyat. Namun disini dijual dibawah harga HET.
 
"Harga stabil ya, harga minyak goreng sesuai HET yaitu Rp.11.000. Disini, gula pasir dijual diharga Rp.12.000. Itu lebih murah dan sangat logic. HET nya Rp.12.500 itu berlaku dipasar retail modern karena menjadi prices leader nya untuk pasar modern," jelasnya.
 
Sementara untuk harga daging sapi segar, Kasan mengatakan bahwa harganya relatif stabil. Harga daging sapi tidak naik masih dikisaran Rp.110.000. Sedangkan harga cabe rawit di pasar pagi ini sudah mulai turun.
 
"Harga daging Rp 110.000 ini dirasakan cukup baik. Harga disini itu sama dengan harga yang ada di pasar yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera lainnya. Harga cabe rawit maupun cabe lokal juga sudah turun ," ujar Kasan.
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto/Adi Tri
Fotografer: 
Adi Tri
Editor: 
Noviansyah