Kepala BNNP Tegaskan Pentingnya Upaya Dini P4GN Melalui Partisipasi Masyarakat Menjadi Penggiat Anti Narkoba

 

PANGKALPINANG -  Mengacu pada hasil survey dan penelitian mengenai kondisi peredaran dan penggunaan narkoba yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional, Kepala BNNP Bangka Belitung Brigjen Pol. Aris Nurhandayani mengungkapkan, kini lebih dari 55 persen pengguna narkoba di Indonesia telah menyasar golongan pekerja baik  pemerintah, swasta, wirausaha  dan pekerja informal. 

Hal tersebut diungkapkan Aris pada kegiatan Meningkatkan Peran Pemerintah Dalam Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diikuti oleh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hari ini kamis (30/04/2017) di Menumbing Heritage Hotel Pangkalpinang.

Berangkat dari kenyataan tersebut, Aris menegaskan pentingnya upaya dini pencegahan melalui partisipasi masyarakat menjadi penggiat anti narkoba.  

“Peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba bisa melalui sosialisasi atau penyuluhan secara mandiri baik di keluarga maupun lingkungan tempat tinggal, turut menciptakan lingkungan yang sehat dan melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka kampanye anti narkoba dilingkungannya,“ tegas Aris.

Partisipasi dan peran serta masyarakat sebagai penggiat anti narkoba ini, menurut Aris telah sejalan dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terkait peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba.

“Bapak/Ibu bahwa peran serta masyarakat dalam aksi P4GN juga diatur dalam peraturan perundang-undangan bahkan di pasal yang ke 105 disebutkan bahwa masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan narkoba,” ungkap Aris.

Pada kesempatan yang sama Sekda Provinsi Bangka Belitung Yan Megawandi mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mendukung gerakan P4GN yang dilakukan oleh BNN Pusat maupun BNNP Bangka Belitung. 

Pembuatan Pergub dan Perda terkait aksi P4GN di lingkungan Pemprov, dukungan anggaran untuk membantu pelaksananaan kegiatan P4GN, pemeriksaan test urine bagi para ASN dilingkungan Pemprov serta diseminasi publikasi mengenai bahaya narkoba diungkapkan Yan, sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Provinsi dalam upaya pencegahan dini guna meminimalisir terjadinya peredaran narkoba di daerah.

Yan juga mengungkapkan selain kegiatan aksi, sejumlah fasilitas dan sarana dalam mendukung kegiatan P4GN juga dilakukan oleh pemerintah daerah melalui pembangunan fasilitasi pembentukan rumah sakit dan puskesmas sebagai Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL). 

Lebih jauh Yan juga mengungkapkan selain dukungan pemerintah, bahwa dukungan masyarakat sangatlah diperlukan dalam kegiatan P4GN.

“Bapak/Ibu juga melalui BNNP Bangka Belitung saya harapkan bisa mendorong masyarakat untuk mau menjadi penggiat narkoba ini, tentunya bisa dilakukan. Saya berikan gambaran seperti melalui gerakan membuat program RT/RW bersih dari narkoba, pembentukan relawan anti narkoba dan kegiatan aksi lainnya, ungkap Yan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Suci Lestari