Khawatir Ekspor Muntok White Pepper Semakin Berkurang, Gubernur Erzaldi Terapkan Strategi Ini

PANGKALPINANG -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengkhawatirkan kondisi ekspor komoditi pertanian unggulan Muntok White Pepper. Pasalnya selama ini jumlah ekspor Muntok White Pepper ke pasar Eropa dan Amerika terus mengalami pengurangan.

Kondisi semakin mengkhawatirkan, ketika lada asal Bangka Belitung hanya menjadi bahan campuran komoditi lada dari daerah dan negara lain. Gubernur Erzaldi menegaskan, kondisi ekspor lada Babel tak hanya berkurang. Sebab kecenderungan pasar Eropa dan Amerika sudah tidak lagi menerima komoditi Muntok Wthite Pepper.

"Ini kalau kita biarkan, akan mengubah rasa konsumen. Dalam tempo waktu yang lama, konsumen tidak lagi merasakan Muntok White Pepper," jelas Gubernur Erzaldi saat Musrenbang RKPD 2019 di Ballroom, Novotel, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (5/4/2018).

Gubernur Erzaldi mengatakan, konsumen lada selama ini hanya merasakan campuran lada Muntok White Pepper dengan lada dari Negara China, Serawak Malaysia atau lada Kalimantan. Jika pemerintah tidak membuat kebijakan, rasa pedas yang dimiliki Muntok White Pepper nanti tidak lagi dinikmati konsumen pasar dunia.

"Berangkat dari kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat rumusan dengan melakukan pengembangan pembangunan agropolitan, khususnya untuk komoditi pertanian tanaman lada," jelas Gubernur Erzaldi.

RKPD yang disusun ini merupakan penjabaran dari RPJMD tahun 2017-2022 dan akan dilaksanakan tahun depan. Gubernur Erzaldi mengatakan, program tersebut disusun guna mewujudkan visi Babel Sejahtera. Babel ingin menjadi provinsi yang maju dan unggul di bidang inovasi agropolitan dan bahari.

Semua itu direalisasikan dengan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efisien dan cepat berbasis teknologi. Gubernur Erzaldi menambahkan, ini sesuai arah kebijakan dalam tahapan perencanaan pembangunan tahun kedua RPJMD. Maka RKPD tahun 2019 mengangkat tema "Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi melalui Pembangunan Infrastruktur dan Konentivitas."

"Nanti semua mengacu pada rancangan kerja prioritas RKPD yang telah dirumuskan," kata Gubernur Erzaldi dengan optimis menempatkan pengembangan pembangunan agropolitan menjadi priotitas pertama program pemprov tahun depan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra
Fotografer: 
adit