KID Babel Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Belitung

TANJUNGPANDAN – Dalam rangka mewujudkan good governance di Bangka Belitung mengenai keterbukaan informasi, yang mengacu kepada UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, maka Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan sosialisasi kepada jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung.

Sosialisasi ini diadakan di ruang pertemuan Kantor Bupati Belitung pada hari Senin (16/4). Dimana para komisioner KID Babel Eko Tejo Marvianto, Ahmad Tarmizi, dan Syawaludin menyampaikan materi mengenai daftar informasi dan dokumentasi publik, pengklasifikasian informasi publik dan sengketa informasi publik.

Pada kesempatan tersebut, Sahirman selaku pejabat sementara Bupati Belitung menjelaskan tujuan dari pelaksanaan keterbukaan informasi diantaranya adalah agar mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik, meningkatkan peran aktif dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik, dan juga untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang transparansi, efektif, efisien, akuntabel, yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Dengan berpedoman pada UU Nomor  14 Tahun 2008 tersebut, maka selaku pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) maupun Aparatur Sipil Negara di setiap OPD akan memiliki payung hukum yang jelas dalam melaksanakan tugas-tugas pokoknya,” ujar Sahirman.

UU Nomor  14 Tahun 2008 tersebut mengatur mengenai hak dan kewajiban pemohon dan pengguna informasi publik serta hak dan kewajiban badan publik, informasi yang wajib disediakan dan diumumkan, informasi yang dikecualikan, mekanisme memperoleh informasi, dan keberatan dan penyelesaian sengketa melalui komisi informasi.

Selain itu juga hal yang perlu dipedomani adalah Peraturan Komisi Indonesia Nomor 1 Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik. “Teknis mengenai prosedur penyelesaian sengketa diperlukan agar ketika di lapangan terdapat masalah, maka dapat diperoleh kejelasan dan dapat diselesaikan dengan baik,” lanjut Sahirman.

Eko Tejo Marvianto juga mengatakan untuk meminimalisir sengketa informasi, maka perlu untuk terus dilakukan sosialisasi. Ia pun mengatakan pelayanan informasi di Belitung ini sudah berjalan cukup baik. Namun dibeberapa tempat masih terdapat kendala dalam mendapatkan informasi, Ia berharap masyarakat dapat bersabar untuk mengikuti aturan.

“Makanya perlu kita sampaikan dan selalu mensosialisasikan karena yang berhubungan langsung dengan kebutuhan informasi itu adalah tingkat bawah. Kami berharap dengan sosialisasi ini maka pelayanan akan menjadi semakin maksimal,” tukas Eko.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Irwanto