Kirab Pemuda 2018 Pererat Kebhinekaan

Bangka Tengah - Kirab Pemuda Nasional 2018 merupakan salah satu wadah untuk mempererat rasa persaudaraan, menjunjung KeBhinekaaan Tunggal Ika, serta memperkokoh semangat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut diutarakan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, Alman Hudri didampingi Ketua Pelaksana Kirab Pemuda 2018 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ferdiyan Hermawan Loebis saat menggelar konferensi pers bersama awak media dalam rangka menyeleksi duta Kirab Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018, bertempat di Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Kamis ( 02/08/2018 ).

"Kirab Pemuda kedua ini dilaksanakan dalam rangka merajut semangat kesatuan pemuda di 34 provinsi se-Indonesia agar para pemuda memiliki tanggung jawab, rasa memiliki, kebersamaan, didalam koridor NKRI," paparnya.

Dijelaskan Alman Hudri bahwa setiap provinsi akan diwakili oleh satu pasang peserta (putra dan putri). Adapun duta pemuda terpilih ini akan mengelilingi Nusantara selama tujuh puluh tiga hari yang dibagi dalam dalam dua zona. Dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk dalam zona satu yang akan mengawali agenda kegiatan di Provinsi Aceh pada tanggal 08 September 2018 mendatang, sedangkan Bangka Belitung dijadwalkan menjadi tuan rumah kedelapan pada taggal 03 - 07 Oktober 2018.

"Sebelum bertandang ke Bangka Belitung, peserta Kirab Pemuda singgah terlebih dahulu ke Palembang, kemudian dilanjutkan kembali ke Bengkulu setelah selesai dari Bangka Belitung, dan puncaknya peserta zona satu dan zona dua akan bertemu di Provinsi Bali," terang Alman.

Ketika ditanya terkait jumlah peserta yang mendaftar, Alman menyampaikan antusiasme pemuda yang berminat untuk dapat mengikuti Kirab Pemuda Nasional 2018 cukup tinggi, dimana hampir sepuluh ribuan pemuda telah mendaftar secara online.

"Beberapa tahapan harus dilewati peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini. Tahapan pertama pihak panitia melakukan seleksi dengan memilih tiga pasang setiap provinsi, selanjutnya mengikuti seleksi wawancara dan akhirnya memilih satu pasang peserta terbaik di setiap provinsi," katanya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin Inradio