Komisi VI DPR RI Kunker Ke PT Timah

Pangkalpinang - Sebanyak delapan anggota Komisi VI Dewan perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia melakukan Kunjangan Kerja Ke Kantor PT Timah, bertempat di Ruang Pertemuan Graha PT. Timah Pangkalpinang, Selasa (19/12/2017).

Komisi VI DPR RI merupakan komisi yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, ekonomi dan umkm. Dalam hal tugas dan fungsi pengawasan dan legislasi, saai ini Komisi VI DPR RI sedang membahas UU Koperasi, UU persaingan usaha dan UU BUMN.

Adang Darajatun dari Fraksi PKS selaku pimpinan rapat mengatakan agenda ini merupakan hari ke dua. Hari pertama (18/12/2017) Komisi VI DPR RI  melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus mendengar masukan-masukan dari pemerintah daerah, dan malamnya melakukan pertemuan dengan pihak maskapai Garuda.

Pertemuan dengan PT. Timah, PT. PLN dan PT. Pertamina, menurutnya yaitu untuk mendapatkan masukan yang berkaitan dengan kegiataan yang dilakukan oleh BUMN tersebut.

"Pertemuan ini akan menjadi bahan bagi kami dan bisa kami sampaikan kepada pemerintah pusat," ujar Adang.

Sementara itu Direktur Utama PT. Timah Riza Pahlevi menjelaskan, bahwa PT. Timah memiliki kantot pusat di Pangkalpinang. PT. Timah beroperasi di dua wilayah yaitu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan di Kepulauan Riau (Kepri) tepatnya di Kepulauan Kundur.

PT. Timah mulai beroperasi sejak tahun 1956 di Pulau Bangka dan hingga sekarang PT. Timah beroperasi di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau. PT. Timah meupakan produsen biji timah terbesar kedua di dunia setelah PT. Yunnan Tin.

Ditambahkannya, suplay biji timah dari negara Nigeria dan Afrika kurang lebih mencapai 12.000 ton.

"Sebagai negara produsen timah, kita harus mulai mengantisipasi jangan sampai pangsa pasar tersebut dikuasai oleh negara lainnya," tegas Riza.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
adits
Fotografer: 
adits