Koperasi Dan KUMKM Dapat Menciptakan Lapangan Pekerjaan Dan Menurunkan Kemiskinan

Pangkalpinang – Kesejahteraan rakyat merupakan dambaan semua masyarakat dibelahan negara manapun, dan pemerintah sangat peduli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan mengadakan temu mitra regional, yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing koperasi dan UKM dalam perekonomian nasional yang diadakan di Hotel Novotel, acara ini berlangsung sejak tanggal 15 Mei, dan berakhir pada tanggal 17 Mei 2013.

Acara temu mitra ini memberikan manfaat besar buat para pelaku usaha mikro maupun menengah, mengingat pertemuan ini dapat menyampaikan success story dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, yang dapat memberi ide untuk pengembangan kewirausahaan.

Koperasi dan UMKM ini sangat perlu dikembangkan, karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan, dan juga bisa menjadi pondasi pembangunan dimasa depan.

Dalam jangka lima tahun kedepan, tantangan pokok penyelenggaraan pembangunan di bidang perekonomian Kepulauan Bangka Belitung adalah, bagaimana memajukan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan menargetkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6,6% hingga 6,8% pertahun. Dengan laju pertumbuhan sebesar itu, saya yakin dapat menurunkan angka kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran secara memadai,” ucap Wakil Gubernur Rustam Effendi optimis.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pemberdayaan koperasi dan UMKM menduduki peran yang sangat strategis, karena lebih dari 99% jumlah unit usaha di Bangka Belitung sampai akhir 2012 merupakan usaha mikro, kecil dan menengah, dari seluruh dunia usaha yang berjumlah 284.859 unit,” lanjutnya.

Bebagai macam program perkuatan modal kepada KUMKM dari berbagai sumber pendanaan pada tahun 2012 telah mencapai 2,533 triliun rupiah. Dan dengan peran serta Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir – KUMKM, diharapkan dapat meningkatkan akses KUMKM terhadap sumber pendanaan yang lebih besar lagi.

Dengan dana yang dikucurkan kepada KUMKM ini, semoga dapat menjadi stimulan bagi KUMKM maupun koperasi untuk meningkatkan produktifitas UMKM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Dimana penyerapan tenaga kerja dalam lima tahun ini meningkat 23,99% tiap tahunnya, penurunan angka kemiskinan dari 7,89% di tahun 2008 menjadi 5,37% pada akhir 2012, dan pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 23,91%, yaitu dari 4,60% di tahun 2008 menjadi 5,70% pada tahun 2012. (K5/TMC)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Khalimo