Kunjungi Pulau Bangka, Menteri Pariwisata Bahas KEK Pariwisata

PANGKALPINANG – Menteri Pariwisata RI Arief Yahya melakukan kunjungan kerja di Pulau Bangka. Kedatangan Menteri Pariwisata disambut Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel, Rivai, Forkominda Babel, dan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI).

Selain menghadiri HUT REI ke-46, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengunjungi dua kawasan yang direncanakan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata, yakni Pantai Pan Semujur di Kabupaten Bangka Tengah dan Pantai Timur di Kabupaten Bangka.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan bagaimana cara menghadapi persaingan dalam dunia pariwisata dengan menggunakan strategi blue ocean. "Jika ingin memenangkan peperangan tanpa peperangan, gunakan blue ocean. Atau membuat peperangan tidak relevan,” ucap Menpar.

Menteri Pariwisata memberikan gambaran persaingan pariwisata dalam dunia telekomunikasi.
“Ketika kita semua adalah generasi pertama, uji servisnya sudah teruji. Semua orang ke 2G, kita sudah ke 3G. Semua orang ke 3G, kita sudah ke 4G. Itulah yang dimaksud dengan blue ocean. Orang berperang di generasi ketiga, kita sudah menghadirkan generasi keempat. Nanti orang sedang asyik di generasi keempat, kita sudah generasi kelima. Saya selalu menciptakan sesuatu yang baru yang trading add-nya tinggi,” jelasnya.

Menurut Arief, Bangka Belitung harus bergerak cepat dalam dunia pariwisata, khususnya terkait KEK. Selain karena Indonesia negara yang tepat untuk pengembangan kepariwisataan, ke depan pariwisata akan menjadi penyumbang terbesar devisa negara.

“Saya akhirnya bisa membuktikan bahwa pariwisata untuk Indonesia saat ini pertumbuhannya 22%. Hampir tidak ada industri di Indonesia yang tumbuhnya 22%. 22% itu besarnya 3 kali lipat dibanding pertumbuhan global dan regional yang sebesar 7%, dan 4 kali 4 dibandingkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tutur Menteri Pariwisata.

Selain pertumbuhan yang tinggi, pada tahun 2019 pariwisata diproyeksikan akan menjadi penghasil devisa nomor satu. Arief berharap bahwa KEK di Bangka Belitung dapat segera disetujui oleh Pemerintah Pusat.“Saya berharap semoga KEK Pan Semujur dan Pantai Timur dapat segera disetujui oleh Pemerintah Pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Rivai menuturkan bahwa semoga dengan adanya kunjungan Menteri Pariwisata ini dapat menjadi penyemangat bagi semua pihak terkait dalam percepatan KEK.

“Kita semua  sangat senang Menteri Pariwisata bisa berkunjung ke Bangka Belitung serta menyempatkan diri meninjau kawasan-kawasan yang diusulkan menjadi KEK. Masukan yang beliau bagi  kepada kita merupakan penyemangat untuk berpacu membangun pariwisata Bangka Belitung,” tutur Rivai.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Fotografer: 
Anugrah Putra Prima