Launching GEMA SABUK AMANG, Strategi Diversifikasi Pangan Untuk Kecukupan Gizi

PANGKAL PINANG  -  Dalam rangka mewujudkan kecukupan pangan bergizi melalui strategi diversifikasi pangan serta mengatur pola konsumsi pangan yang berimbang, bergizi dan beragam, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman hari Kamis (09/08) meluncurkan program GEMA SABUK AMANG (gerakan makan sayur buah-buahan; kacang-kacangan dan ayam merawang) yang diikuti oleh seluruh Tim Penggerak PKK  Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi, Ibu Wakil Gubernur Hj. Laksmi Dharmayanti, Bupati Belitung Timur, Yuzlih Ihza,  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belitung Timur Susi Yuzlih Ihza,  Sekretaris Daerah Kabupatrn Bangka Tengah.

Setelah peluncuran program GEMA SABUK AMANG, Gubernur meminta dukungan sekaligus mendorong kepada seluruh kader Tim Penggerak PKK dan juga dinas pangan kabupaten/kota untuk mengimplemtasikan dan mensosialisasikan mengenai pentingnya kecukupan pangan bergizi dalam pola komsumsi pangan masyarakat.

“Pesan saya kepada ibu-ibu yang tergabung dalam tim penggerak PKK apa yang diperlombakan pada hari ini yaitu lomba cipta menu pangan beragam ini dapat diimplentasikan dalam kegiatan sehari-hari.  Pemerintah  provinsi sangat mendorong dan khususnya meminta juga kepada pemerintah kabupaten/kota untuk bersama –sama pemerintah provinsi mendorong gerakan GEMA SABUK AMANG (Gerakan Makan  Sayur - sayuran; buah-buahan; kacang-kacangan dan ayam merawang) ini,  untuk diimplementasikan dalam pola pangan sehari-hari  dan memperkenalkan bahan-bahan pangan unggulan ini  dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di daerah kita  ” ungkap Gubernur

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap hasil olahan pangan yang diciptakan oleh tim penggerak PKK dari tiap kabupaten/kota yang mempu menciptakan dan mengolah beragam menu makanan yang bergizi yang bersumber dari bahan-bahan pangan lokal dengan bahan dasar dari sayur-sayuran serta buah-buahan. 

“Saya sudah mencicipi makanan pangan yang diciptakan oleh ibu-ibu PKK seperti makanan pangan yang diciptakan kader PKK dari Bangka, kader PKK Belitung Timur dan Belitung serta kader lainnya yang mengolah makanan dari bahan dasar ubi. Ada minuman dari buah serta pangan lainnya ini dan saya minta menu pangan ini diperkenalkan, ” ungkap Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Damiri mengungkapkan untuk persentase angka kecukupan gizi masyarakat terhadap konsumsi bahan pangan seperti buah-buahan,  sayur-sayuran dan kacang-kacangan masih di bawah angka kecukupan gizi nasional.  Untuk itu perlu adanya strategi untuk meningkatkan angka kecukupan pangan bergizi seperti buah-buahan,  sayur-sayuran maupun kacang-kacangan. 

“Dilihat dari Pola Pangan Harapan (PPH) masyarakat Bangka Belitung terhadap kecukupan gizi dan energi yang berasal dari bahan pangan umbi-umbian baru mencapai 0,9  dari anjuran angka kecukupan gizi nasional 0,25. Kecukupan gizi terhadap vitamin yang bersumber dari pangan sayur dan buah-buahan baru mencapai 16,5 dari anjuran angka kecukupan gizi secara  nasinal sebesar 30, dan angka kecukupan gizi akan bahan pangan kacang-kacangan baru mencapai 3,2 dari anjuran 10, ” ungkap Ahmad Damiri.

Melalui Gerakan GEMA SABUK AMANG yang telah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 30 Tahun 2018,  diharapkan dapat menjadi salah satu strategi peningkatan keseimbangan gizi masyarakat melalui diversifikasi pangan masyarakat  dari produk pangan lokal. 

Dalam kegiatan peluncuran tersebut, juga dilakukan penilaian terhadap sejumlah hasil kreasi pangan yang diciptakan oleh ibu-ibu Tim Penggerak PKK tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang diolah dari pangan lokal dengan bahan dasar umbi-umbian,  kacang-kacangan dan sayuran. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani