Lenny Bahas Tiga Isu Terkait Anak, Cermati Isu Nomor Dua

PANGKALPINANG -- Sedikitnya tiga isu penting dibahas Lenny Rosalin, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Tiga isu tersebut di antaranya pertama adaptasi perubahan iklim, kedua perkawinan anak dan isu ketiga sehat tanpa rokok.

Isu nomor dua perlu dicermati dan mendapatkan perhatian. Seperti dilansir sebelumnya, perkawinan anak masih menjadi isu cukup hangat. Pasalnya angka perkawinan anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih cukup tinggi.

"Ketiga isu ini penting untuk didiskusikan bersama anak," kata Lenny saat Pelatihan Peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) di Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni di Jakarta Pusat, Senin (2/11/2018).

Isu tersebut berdasarkan hasil diskusi akbar pada pertemuan Forum Anak Nasional Tahun 2018. Melalui acara kepeloporan ini, forum anak diharapkan memberikan kontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Dijadwalkan kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai Jumat ini hingga Minggu (4/11/2018). DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengirimkan sebanyak sembilan peserta mengikuti pelatihan ini.

Peserta terdiri dari satu orang pendamping dari DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan masing-masing tiga peserta dari fasilitator anak tingkat provinsi, forum anak tingkat provinsi serta dari forum anak tingkat kabupaten/kota.

Kegiatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini bertujuan meningkatkan peran forum anak dalam perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P). Sehingga bisa mengambil langkah-langkah bijak agar anak menjadi generasi cerdas dan hebat.

Bertindak sebagai narasumber, staf khusus Presiden RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BNPB, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dan Komnas Pengendalian Tembakau. 

Sebagai pelopor, kata Lenny, anak diharapkan menjadi agent of change bagi lingkungan sekitar. Sementara sebagai pelapor, anak-anak diharapkan dapat aktif melaporkan masalah yang menimpa teman sebayanya. 

Tiga isu itu dapat membawa berbagai dampak, seperti gangguan pada bidang pendidikan, sosial, kesehatan maupun ekonomi. Akhirnya rentan membuat anak menjadi generasi yang lemah dan diliputi kemiskinan. 

"Forum anak diharapkan mengimplementasikan perannya sebagai pelopor dan pelapor pemenuhan hak dan perlindungan. Khususnya, bagi anak di daerah masing-masing guna meningkatkan partisipasi anak dalam pembangunan," harap Lenny.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
Lisia Ayu
Fotografer: 
Rita Erlina
Editor: 
Huzari