Letak Strategis Babel Perlu Diawasi Untuk Cegah Masuknya Penyakit Masyarakat

Bangka Tengah - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalbalam melaksanakan kegiatan  Sosialisasi Narkoba, Infeksi Menular Seksual, dan Pencegahan/Pengendalian Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular di Hotel Santika, pada hari Senin (29/10/2018). 

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  KA Tajuddin dalam sambutannya menyampaikan sosialiasi ini merupakan bagian dari  wujud nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara 

"Sosialisasi ini penting dikarenakan persoalan narkoba dan penyakit sosial masyarakat ini sudah sangat memprihatinkan bagi kita semua, akan tetapi persoalan ini harus mampu kita cegah sedini mungkin," jelasnya.

Langkah - langkah strategis dalam penanganan ini sangat penting dalam mengurangi berkembangnya penyakit masyarakat dan lingkungan keluarga dengan melakukan pengawasan secara terus menerus. 

"Kata kunci yang paling dapat mencegah adalah keluarga," kata Kadis Perhubungan.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang strategis dengan wilayah yang luas dengan jumlah penduduk terbatas, akses mudah terjangkau dengan posisi strategis berada di tengah dengan di apit dua lautan sehingga memudahkan banyaknya pelabuhan illegal yang sulit untuk dilakukan pengawasan yang maksimal.

"Sarana prasarana terbatas, pengawasan terbatas, sehingga terbuka peluang peredaran narkoba, dan tentunya ini menjadi pekerjaan kita semua pihak, terutama masyarakat, " katanya.

Dengan belum tersedianya alat pendeteksi (x tray) di pelabuhan kemungkinan masuknya narkoba sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu diharapkan dapat membangun sebuah kesadaran bersama yang terus menerus di tengah masyarakat agar dapat selalu peduli.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin Inradio