Listrik Tenaga Biogas Solusi Masa Depan, Gubernur Erzaldi: Babel Harus Menjadi Perhatian Dunia

BANGKA -- Ketika ada pembangkit listrik energi baru dan terbarukan masuk, selanjutnya PLN bisa meninggalkan pembangkit listrik tenaga disel. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus menjadi perhatian dunia, karena menjadi daerah terbanyak menggunakan energi baru dan terbarukan.

Demikian harapan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Senin (14/5/2018).

Pembangkit listrik berkapasistas 2 MW milik PT Bangka Biogas Synergy ini diharapkan dapat menambah pasokan energi listrik bagi Bangka Belitung. Pembangkitan listrik ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, karena perusahaan menyerap tenaga kerja lokal.

"Ini investasi ramah lingkungan. Gas yang terbuang harus dimanfaatkan, sehingga rapi dan tidak ada menimbulkan bau. Selain itu, banyak investasi masuk ke Desa Cengkong Abang, sehingga masyarakat bisa bekerja di perusahaan yang berinvestasi ini," harap Gubernur Erzaldi.

Investasi seperti ini harus disupport. Gubernur Erzaldi menambahkan, investasi serupa juga harus terus berkembang, sehingga tidak hanya di desa ini saja, tapi juga di beberapa lokasi lainnya. Teknologi pembangkit listrik pun harus terus ditingkatkan menjadi biomassa. 

Sementara Djohan Ridwan Hasan Komisaris PT Bangka Biogas Synergy dan CEO PT Putra Bangka Mandiri mengatakan, pembangunan pembangkit listrik ini dapat mencegah dampak negatif dari limbah pabrik kepala sawit. Limbah ini ternyata membawa keuntungan, sebab PLN membeli daya listrik yang dihasilkan selama 20 tahun. 

"Ini butuh komitmen tinggi untuk mensuplai listrik dan terus menjaga produksinya. Ini juga menjadi tonggak kerja sama dengan PLN yang luar biasa. Pengelolaan limbah sawit seperti ini hendaknya dapat menjaga kelestarian lingkungan," jelasnya

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Huzari