Mahasiswa AIESEC Dialog Dengan Wakil Bupati Belitung

TANJUNGPANDAN – 10 orang mahasiswa AIESEC yang sedang berada di Bangka Belitung, pada hari ini meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kabupaten Belitung (23/08/2017). Kegiatan kunjungan ke Belitung ini dijadwalkan akan berlansung selama empat hari, mulai dari tanggal 23-26 Agustus 2017. Tujuan pertama mereka ke belitung adalah melakukan tatap muka dengan wakil bupati Erwandi A Rani dan melakukan dialog terbuka. Hal ini sangat disambut baik oleh wakil bupati.

Acara dialog ini dimulai dengan pendapat dari para peserta yang sangat terkesan dengan keindahan belitung sejak menginjakkan kakinya di pulau tersebut. Rata-rata mereka mengungkapkan bahwa air nya sangat jernih, sehingga membuat mereka ingin langsung terjun bermain air.

Ada beberapa pertanyaan yang dilontarka oleh peserta, diantaranya adalah Hyu Won yang berasal dari korea selatan yang menanyakan apakah ada direct flight dari Bali menuju belitung. “Kalau saya berangkat dari negara saya ke Indonesia, penerbangan hanya ada menuju jakarta atau Bali. Mengingat saya hanya tahu Bali, seandainya saya pergi ke Bali apakah bisa langsung ke Belitung, jadi saya juga bisa memberitahukan keluarga dan teman-teman saya apabila mereka berkunjung ke Indonesia yang biasanya ke Bali. Karena belitung ini tidak kalah indah,” tanya Hyu Won.

Selain itu juga Ia mengungkapkan bahwa penerbangan menuju Belitung ini tidak mudah ditemukan di website pencarian penerbangan internasional, sehingga menyulitkan dia untuk mencari informasi mengenai penerbangan domestic kalau harus membuka website maskapai tertentu. “Kalau saya mau reservasi penerbangan hanya ada pilihannya Jakarta dan Bali, saya sendiri kurang paham dengan website penerbangan lokal untuk mengakses menuju kemari,” lanjutnya. Hal ini pun di amini oleh para peserta lain, mengingat mereka merasa belitung bisa menjadi the next destination selain Bali yang sudah sangat mereka kenal.

Mengenai hal ini Wakil Bupati Erwandi A Rani menjawab, bahwa saat ini belitung sedang merintis penerbangan internasional, yang bisa juga nantinya akan membuka akses ke negara-negara luar untuk direct flight. “Yang akan kita buka adalah Singapura – Belitung, Malaysia – Belitung. Kalau dari Bali sementara ini memang harus ke Jakarta dulu, baru kemudian ke Belitung,” jawab Erwandi.

Erwandi sangat berterimakasih dengan pertanyaan yang menjadi masukan bagi pemerintah belitung agar bisa lebih baik lagi membenahi masalah transportasi sebagai salah satu elemen yang sangat penting dalam perkembangan pariwisata.

Lebih jauh Hyu Won bertanya tempat favorit apa yang biasanya dikunjungi di Belitung ini yang direkomendasikan oleh Erwandi untuk dapat menarik wisatawan asing ini.

Erwandi mengungkapkan beberapa tempat favorit yang biasanya dikunjungi oleh turis-turis asing ini adalah mercu suar di pulau Lengkuas, pantai tanjung tinggi, dan pulau pasir. “Mercusuar di pulau Lengkuas ini menjadi ikon belitung, dimana hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dari pantai tanjung tinggi,” ungkap Erwandi.

Para peserta yang hadir pun diperlihatkan beberapa slide foto mengenai panorama yang ada di pulau lengkuas. Semua mahasiswa AIESEC ini pun berdecak kagum, dan tidak sabar untuk segera mengunjungi tempat wisata tersebut.

Erwandi pun berpesan kepada para mahasiswa AIESEC ini untuk tidak lupa membagikan keseruan cerita mereka nanti saat mengunjungi tempat-tempat menarik di Belitung di berbagai media sosial yang mereka miliki. Karena hal ini dapat memberikan dampak positif dengan membantu promosi yang baik.(K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo