Mahasiswa AIESEC Kunjungi Wisata Hutan Mangrove Desa Tukak Sadai

TUKAK SADAI, BANGKA SELATAN - Mahasiswa AIESEC kembali melakukan kunjungan, sesuai jadwal hari ini, Senin (21/08/2017) Ke Desa Tukak dan Desa Sadai. Kedua Desa ini merupakan bagian dari Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan sejak dilakukan pemekaran. 3 (Tiga) Desa lain bagian dari Kecamatan ini diantaranya Desa Pasir Putih, Desa Tirem, Desa Bukit Trep.

Seperti Kunjungan-kunjungan Mahasiswa AIESEC sebelumnya, Kunjungan Ke Kabupaten Bangka Selatan ini selain memperkenalkan Wisata, menambah pengetahuan para Mahasiswa AIESEC tentang pengembangan potensi setiap daerah di Babel, juga memberikan efek promosi wisata untuk Babel sendiri.

Mahasiswa AIESEC dan pendamping tiba pukul 08.00 di Desa Tukak, disambut oleh Camat Tukak Sadai, Kepala Desa Tukak hingga Warga dan Mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Desa Tukak dengan 305 Kepala Keluarga (KK) ini merupakan salah satu dari Desa di Bangka Selatan yang memiliki destinasi wisata, salah satunya adalah wisata Hutan Mangrove.

Menurut Syamsudin, Kades Tukak, pengelolaan Hutan Mangrove menjadi wisata ini sudah dilakukannya sejak tahun 2016 dan mendapat respon yang baik dari masyarakat ditandai dengan kunjungan wisata yang terus meningkat. “Semula kami hanya membuat jalur untuk mengelilingi hutan mangrove sepanjang 100meter, karena kunjungan meningkat, kami teruskan pengembangannya.” Ungkapnya saat mendampingi mahasiswa AIESEC untuk mengelilingi Hutan Mangrove Desa Tukak.

“Selain beberapa jenis Pohon Mangrove, juga hidup dengan alami hewan-hewan seperti, monyet, burung dan Tupai.” Tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Tukak Sadai, Mori Sanjaya, mengungkapkan bahwa kunjungan mahasiswa AIESEC ini cukup membanggakan bagi warga Kecamatan Tukak khususnya, “Semoga kehadiran mahasiswa AIESEC dari 10 Negara ini mampu memperkenalkan kepada Dunia tentang wisata kami, khususnya Hutan Mangrove Desa Tukak.” Harapnya.

Selain Desa Tukak, mahasiswa AIESEC juga mengunjungi Desa Sadai dan 3 (tiga) pulau kecil di Bangka Selatan. Desa Sadai memiliki Pelabuhan yang dikenal dengan nama Pelabuhan Sadai, dari sini para mahasiswa AIESEC mengunjungi Pulau Kelapan, Pulau Panjang dan Pulau Tinggi menggunakan Kapal Motor (KM) milik Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp