Melantik Komisaris dan Direksi PT B3S, Wagub Abdul Fatah Sampaikan Pesan Motivasi

PANGKALPINANG -- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (B3S). Terdapat beberapa pesan motivasi disampaikan saat pelantikan tersebut di antaranya, sejumlah pejabat teras PT B3S ini diharapkan mampu mengolah potensi daerah.

"Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini perlu untuk mengelola potensi sumber daya yang dimiliki Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Wagub Abdul Fatah saat Pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT B3S, Senin (9/7/2018). Turut menghadiri acara Kepala Perwakilan BI, Dirut Jamkrida, Dirut Bank BPRS Kepulauan Babel serta undangan lainnya

Berdasarkan keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung No:188.44/470.a/IV/2018 tertanggal 26 Juni 2018, mempercayakan Yulizar Adnan menjabat Komisaris Utama, Ade Kelana Risfiardi dan Mimpin Sitepu sebagai Komisaris di PT B3S. Sedangkan posisi Direktur Utama dijabat Miroza, Direktur Keuangan Willy Prawirno dan Direktur Operasional Aswandi.

Menyinggung mengenai catatan dalam RUPS, Wagub Abdul Fatah mengatakan, terlihat kondisi piutang dan hutang. Dengan adanya pelantikan ini, hendaknya dewan direksi mampu memberikan manfaat bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ekonomi stabil melalui harga normal dan ketersediaan atas barang kebutuhan tercukupi.

Perekonomian dapat dilihat dari stabilnya harga dan pasokan kebutuhan pokok yang tersedia. BUMD diharapkan mampu mengendalikan harga tersebut dan memenuhi ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Ia menambahkan, BUMD harus mampu mengelola informasi dan mengkolaborasi potensi yang ada melalui kerja sama dengan pelaku usaha. 

Selain itu BUMD harus mengelola operasionalnya, sehingga tidak memberatkan keuangan pemerintah provinsi. Tak kalah penting, kata Wagub Abdul Fatah, sedapatnya untuk menciptakan dan menimbulkan kepercayaan masyarakat terhadap BUMD. Hal ini diharapkan menimbulkan keinginan dari pihak terkait untuk membangun kerja sama ekonomi saling menguntungkan.

Tujuan akhirnya yakni, mensejahterakan masyarakat. Menurut Wagub, gambaran dewan direksi yang lalu terlihat penyertaan modal setengahnya habis untuk kegiatan administratif, penggunaan uang tidak untuk bisnis. Namun untuk ke depan, dewan direksi harus mampu berkreativitas di tengah kesulitan modal.

"Harus mampu berkreativitas menggerakkan usaha milik daerah. Selain itu mampu membangun sinergi erat dengan mitra. Terutama kegiatan yang dapat membangun ekonomi masyarakat," papar Wagub Abdul Fatah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari