Melati Erzaldi Antusias Kenalkan Kain Tenun Cual Kepada Dekranasda Kabupaten Tulang Bawang

Pangkalpinang – Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi, dan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj. Laksmi Abdul Fattah menerima kunjungan kerja dari rombongan Dekranasda Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung di Ruang Pantai Tanjung Pesona Kantor Gubernur pada hari Senin (6/11/2017). Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yuliswan, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Drs. Rivai.

Acara dimulai dengan sambutan singkat Ketua Dekranasda yang memberikan informasi tentang latar belakang provinsi Bangka Belitung, kehidupan sosial di Bangka Belitung, keadaan pariwisata, kuliner, hasil pertanian dan perkebunan, dan juga kerajinan-kerajinan kreatif yang dihasilkan sebagai awal perkenalan.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Melati Erzaldi dengan antusias mempromosikan kerajinan kain cual kepada rombongan. Ibu Gubernur juga bercerita bahwa kain Cual merupakan singkatan dari kata Celupan Awal, yang merupakan kain tenun kebanggan khas Bangka Belitung dengan motif-motif flora. “Salah satu warisan budaya kami adalah Cual, merupakan singkatan dari kata celupan awal. Sepintas mirip dengan yang dimiliki oleh Palembang, Sumatera Selatan,” ujar Melati.

Melati Erzaldi juga menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk 6 (enam) provinsi yang mendapatkan panggung untuk menyampaikan tenun songketnya. “Tenun songket cual ini merupakan warisan budaya yang sudah sangat lama tapi memang kurang viral, karena mugkin pemakaian cual hanya dilakukan untuk hal-hal yang sakral dan ceremonial,” terang Melati.

Melati Erzaldi berharap untuk kedepannya akan membuat kain tenun cual menjadi viral dan dapat digunakan secara modern dan dapat diterima oleh seluruh kalangan. Mengingat potensi dan peluang kain tenun cual ini sangat tinggi yang memiliki ragam corak, motif, sebagai peluang pasar untuk dunia fashion, dan juga memiliki nilai sejarah. Salah satunya adalah cual kuno Muntok peninggalan zaman Belanda yang berada di museum negeri Belanda.

“Sekarang ini kita sedang mencari designer untuk menciptakan kreasi yang dapat membuat tenun cual bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Melati.

Selain memperkenalkan kain tenun cual, Ibu Gubernur juga memperkenalkan kerajinan timah. Mengingat timah sudah dikenal sebagai salah satu sektor yang menunjang perekonomian di Babel.

“Pemerintah sekarang ini sudah menyiapkan bagaimana masyarakat untuk menghadapi pasca timah, karena timah tidak dapat diperbanyak dan diperbaharui. Jadi pariwisata adalah salah satu sektor yang akan kita angkat. Alhamdulillah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikaruniai tempat sangat cantik dan menarik,” pungkas Melati.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo