Menpora Melihat INDO MXGP 2017 Sirkuit GOR Sahabuddin Sebagai Proses Transfer Knowledge, Keterampilan,Sekaligus Keberanian

PANGKALPINANG – Minggu 5 maret 2017 merupakan momen final INDO MXGP Championship 2017 yang digelar di GOR Sahabudin Pangkalpinang. Sesaat sebelum acara dimulai, tampak Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi meninjau paddock, melihat para teknisi sedang bersiap-siap.

Saat diwawancara, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan bahwa penyelenggaraan MXGP di Indonesia ini memberi inspirasi dan semangat kepada crosser Indonesia untuk terus melihat bahwa potensi motocross Indonesia luar biasa besar. Hal ini merupakan salah satu langkah yang positif untuk membawa crosser-crosser Indonesia untuk dapat tampil ke tingkat dunia.

“Hari ini crosser dunia datang ke Indonesia, pasti kita ingin melihat bahwa mereka telah berlatih, bertanding, dan memastikan bahwa mereka adalah yang terbaik. Disitulah saya mengajak kepada crosser Indonesia untuk melihat MXGP sebagai bagian dari proses transfer knowledge, keterampilan,sekaligus keberanian. Dari sisi apa kita lemah, apakah fisik, tehnik, fasilitas, atau bahkan penyelenggaraan?” ujar Imam.

Ia pun bersyukur bahwa MXGP digelar di Pangkalpinang, karena Pangkalpinang memiliki potensi besar yang menuju kepada  tingkat kedatangan wisatawan lokal maupun mancanegara bisa lebih besar lagi. “Sehingga hal ini menimbulkan impact ekonomi, impact sosial, dan yang paling penting adalah kebanggan nasional, kebanggaan kita semua sebagai tuan rumah yang dipercaya,” ujarnya.

MXGP tahun ini memang yang pertama setelah 20 tahun, dan Imam berharap untuk tahun-tahun kedepannya bisa tetap terus digelar di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Menpora Imam memberikan apresiasinya yang luar biasa kepada pemerintah kota dan provinsi kepulauan Bangka Belitung, juga Event Organizer terhadap kesiapannya, mengingat waktu yang dimiliki sangat singkat.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Rustam Effendi mengatakan bahwa event ini memberikan manfaat yang sangat baik, karena Bangka Belitung sedang menjual industry pariwisatanya. Kemudian Ia pun berharap dengan kehadiran MXGP ini bisa menggerakan perekonomian masyarakat khususnya UMKM.

Selain itu dengan diadakannya MXGP diharapkan juga Babel dapat dikenal tidak hanya di domestik tetapi juga di dunia. “Kita berharap bisa meraih tamu-tamu kita yang datang kemari dengan melihat situasi dan kondisi Bangka Belitung, terutama tingkat keamanan dan kenyamanan, sehingga meyakinkan para investor untuk bisa hadir membesarkan provinsi Bangka Belitung,” ungkap Rustam.

Rustam melihat jangka waktu yang diberikan untuk penyelenggaraan tersebut cukup singkat, namun kekurangan-kekurangan yang ada bisa menjadi evaluasi pemerintah untuk mempersiapkan yang lebih baik untuk tahun kedepannya.

Acara INDO MXGP championship tersebut ditutup dengan kemenangan yang diraih oleh crosser asal Inggris Raya dari Tim Yamaha, Shaun Simpson. Ia menjadi juara seri 2 kelas utama MXGP. Sangat disayangkan bahwa race 2 ditiadakan dikarenakan kondisi lintasan yang tidak memungkinkan. Ia berhasil mendapatkan nilai 25 poin dengan catatatan waktu 36:06.172. Diurutan kedua pembalap asal Belanda, Glenn Coldenhoff dengan tim KTM dengan catatatan waktu 36: 14.437 dengan meraih 22 poin. Pada posisi ketiga crosser asal Belanda Clement Desalle dari tim Kawasaki dengan catatatan waktu 37: 19.213 dan mendapatkan 20 poin. (K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo Tabarani/Rizky Amelia
Editor: 
Noviansyah