Menteri Agama RI Resmikan Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional III

BANGKA TENGAH- Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin beserta rombongan Kementerian Agama menghadiri sekaligus membuka kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) III, Bertempat di Bumi Perkemahan Selawang Segantang, Koba, Selasa (16/5/2017).

Di hadapan ribuan peserta pramuka dan Pengurus Kwartir Nasional, Pengurus Kwarda Provinsi Bangka Belitung dan Kwartir Cabang Kabupaten Bangka Tengah, Lukman Hakim mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan perkemaham ini dilakukan setiap tahun dikalangan pondok pesantren dan mahasiswa perguruan tinggi islam yang ada di seluruh tanah air Indonesia.

Kemudian, perlunya sikap setiap kalangan Pramuka untuk selalu mengikrarkan apa yang kita kenal dengan Tri Satya Pramuka untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan apa yang diperjuangkan oleh generasi pendiri bangsa.

"Tri Satya Pramuka harus dipegang teguh, dimana saat ini kurang populer di bandingkan dengan Dasa Darma di kalangan Pramuka," tegasnya

Tri Satya adalah komitmen dan konsensus yang menjadi janji anggota pramuka, dimana ada 3 (tiga) point penting yang terkandung dalam isinya, bahkan dengan lantang Lukman membacakan ketiganya untuk menyegarkan ingatan. Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuaan Republik Indonesia, Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, dan menepati Dasa Dharma.

Menurut Menteri Agama, butir pertama Tri Satya menegaskan kepada setiap anggota pramuka untuk menjalankan kewajiban terhadap Tuhan sesuai dengan keyakinan yang kita anut dan percaya, NKRI, dan mengamalkan Pancasila.

Sebagai generasi penerus bangsa, setiap insan pramuka harus mampu bertindak  di tengah keragaman, pramuka madrasah harus senantiasa memiliki komitmen yang menjadi kesepakatan bersama bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara itu berdasarkan Pancasila dalam UUD 45

Menteri Agama mengingatkan, Pancasila dan NKRI adalah konsensus bersama dan sebagai muslim terikat dalam kesepakatan yang sudah dibuat, saling menghargai, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, menjaga kemajemukan antara sesama golongan sehingga kehidupan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama.

Selanjutnya, setelah selesai memberikan sambutannya acara dilanjutkan dengan pemukulan Bedug secara serentak yang di mulai oleh Menag menandai telah diresmikanya acara Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional III di Bumi Serumpun Sebalai, dilanjutkan pembacaan ikrar oleh anggota pramuka dengan menggunakan pakaian adat daerah asal kontingen.

Kemudian dilanjutkan  pembacaan pantun melayu atau dikenal dengan nama Talibun oleh 2000 Angota Pramuka Madrasah untuk memecahkan rekor MURI sebagai Pelansir Pantun Melayu terbanyak, setelah itu pertunjukan Tari Kolosal yang dibawakan oleh MAN 1 Pangkalpinang

Bukan hanya itu, Menteri Agama didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan dan Wakil Gubernur Abdul Fatah bersama rombongan Kementerian dan Pejabat Pemerintahan Provinsi serta Kabupaten Bangka Tengah mengelilingi Bumi Perkemahan untuk melihat  langsung tenda para peserta dalam melaksanakan kegiatan Pramuka  yang berasal dari 34 (tiga puluh empat) provinsi se-Indonesia.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin
Fotografer: 
Erwin