Menteri Kesehatan: Sektor Kesehatan Memerlukan Dukungan Menyeluruh

PANGKALPINANG -  Sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi, adalah 3 (tiga) aspek yang akan meningkatkan derajat masyarakat Indonesia menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek dalam Dialog dengan tema "Sinergitas Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota Dalam Melakukan Percepatan Eliminasi Tuberkulois, Penurunan Stunting, Serta Peningkatan Cakupan dan Mutu Imunisasi" yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Mahliga Serumpun Sebalai, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Selasa (08/05/2018).

Dialog ini merupakan rangkaian acara Rapat Koordinasi Kesehatan (Rakorkes) Tahun 2018 bersama Dinas Kesehatan dari 7 Kabupaten/ Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam Dialog tersebut, nampak hadir Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam dialog tersebut, Menteri Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita Moeloek menyampaikan cara untuk memperbaiki generasi Indonesia. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kesehatan masyarakat Indonesia harus dibangun secara menyeluruh dengan tujuan memiliki SDM yang berkualitas. Menurut Menteri Kesehatan, salah satu bentuk pencegahan penyakit sejak anak baru lahir adalah dengan memberikan imunisasi, sebab memiliki cakupan kesehatan yang tinggi.

“Ketika kesehatan baik, maka akan tercapai pendidikan yang baik sehingga ekonomi masyarakat juga membaik,” ungkap Nila. Selanjutnya Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa kesehatan yang baik harus dimulai dari umur anak-anak  Menteri Nila tidak mengharapkan generasi penerus kekurangan gizi. Oleh sebab itu perlu ada keseimbangan yang baik antara aspek pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

Menteri Nila juga menegaskan bahwa kesehatan harus dilihat secara menyeluruh, termasuk di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  Terkait dengan dampak dan sisa dari aktivitas pertambangan, Menteri Nila akan menyampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral supaya dapat menindak aktivitas pertambangan yang menyebabkan kerusakan alam dan berdampak kepada kesehatan masyarakat. Salah satu dampak dari aktivitas tersebut seperti munculnya penyakit malaria. 

“Tidak hanya dilihat dari sisi pertambangan, namun dalam aspek pendidikan dasar saya menghimbau supaya guru PAUD dapat mengajarkan anak didik akan pentingnya bahaya nyamuk bagi kesehatan," kata Menteri Nila.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan dalam dialog tersebut bahwa pihak Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memenuhi kewajiban untuk mendukung sektor kesehatan masyarakat Bangka Belitung, seperti pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai dan kualitas kuantitas Sumber Daya Manusia Kesehatan.

"Data-data kebutuhan dan jenis sebaran penyakit dari tiap kabupaten harus diketahui untuk mengantisipasi penanganan masalah kesehatan,” tegas Wakil Gubernur. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona DP
Fotografer: 
Nona DP