Menteri Sosial Tinjau Banjir Belitung

MANGGAR - Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau daerah dan korban berdampak banjir di Kabupaten Belitung Timur dengan didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah pada Kamis, 20 juni 2017. 

Menyambut kedatangan Mensos, Abdul fatah menyampaikan beberapa hal kepada ibu khofifah dalam kunjungan kerja ini, diantaranya terkait bencana yang menimpa wilayah Belitung dan Belitung Timur hingga hari ini tidak ada lagi wilayah Pulau Belitung ini yang terisolasi, semua akses jalan telah terbuka. "Hanya saja ada beberapa titik masih ditemui kesulitan untuk dilalui." Jelasnya. 

Selain itu, Abdul Fatah juga melaporkan beberapa kondisi yang belum stabil seperti Kecamatan Gantung. Kondisi Gantung hingga 19 Juli masih ada genangan air setinggi lutut. "Mudah-mudahan hari ini sudah surut, seperti yang dilaporkan tim kepada saya." Ungkapnya. 

Lebih lanjut disampaikan perkembangan terkini oleh Abdul Fatah bahwa telah dilakukan gerakan-gerakan pemulihan untuk membantu masyarakat yang terkena banjir agar aktivitas bisa berjalan normal kembali dan juga untuk pendistribusian bantuan, khusus dari Pemerintahan telah disampaikan ke Posko Penanggulangan Bencana dibawah Provinsi dan akan didistribusikan hari ini juga. 

Dalam penyampaian sambutannya di Posko Utama Kecamatan Manggar Belitung Timur, Menteri Khofifah menyampaikan kepada seluruh masyarakat Belitung Timur untuk yakin bahwa ujian ini sesuai kemampuan kita.
"Karena kita tidak akan diuji melebihi batas kemampuan kita menerimanya." Ungkapnya

Selain itu juga Menteri Khofifah menegaskan kepada Kepala Daerah tentang tata ruang yang harus lebih terkendali karena mengingat perubahan iklim sehingga harus mampu mengimbangi tata ruang. Dan Belitung tidak boleh berlama-lama berada pada Masa Tanggap Darurat sekalipun durasinya hingga empat belas hari. "Saya harap setelah itu, kami sudah bisa mendapatkan data warga yang mengalami kendala untuk beraktivitas normal kembali." Jelasnya.
Data yang dimaksud nanti nya untuk menjadi dasar pemberian Jaminan Hidup yang diberikan per jiwa sebesar Rp. 900ribu.

Lebih lanjut dijelaskan khususnya kepada Bupati Belitung Timur, bahwa Kementrian Sosial memiliki program KSB (Kampung Siaga Bencana). KSB ini biasanya didirikan di setiap Kampung. "Silahkan disiapkan satu titik dan akan ada perlengkapan untuk siaga bencana. Untuk waspada terhadap bencana." Tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp