MoU antara Yayasan Podomoro dan Pemprov Babel Ditandatangani

PANGKALPINANG-- Kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Yayasan Pendidikan Agung Podomoro tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Usaha Kerajinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (9/2)  telah ditandatangani.

“Penandatangan kesepakatan ini akan menjadi pemantik membawa perubahan dan pengembangan ekonomi masyarakat Babel,” demikian harapan ini disampaikan Wakil Gubenur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah dalam sambutannya.

Penandatanganan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan dihadiri oleh Wakil Guburnur, Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan beberapa OPD terkait seperti Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata dan para undangan lainnya.

Pelaku UKM yang hadir memenuhi undangan pelatihan pada hari yang sama tentang Pengembangan Industri Kreatif Masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung juga menyaksikan penandatangan MoU ini. 

Maksud dari kesepakatan ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan hubungan kemitraan antara kedua belah pihak dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan tujuan pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang-bidang tersebut di Bangka Belitung.

“Tujuan utama kami dari perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, diantaranya pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” tutur Sinta Palupi, Deputi Wakil Rektor Universitas Agung Podomoro dalam sambutannya usai pemandatanganan MoU.

Melati Erzaldi selaku Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa syukurnya atas terealisasinya perjanjian kerja sama dengan Universitas Podomoro untuk transfer knowladge. “Ini berkah sekali bagi Babel, bahkan sebelumnya yang hanya pengembangan program kedepannya setelah maping ke beberapa objek di Babel akan banyak pengembangan bersama lainnya,” tukasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nonadp