Pansus DPRD Babel Konsen Penanggulangan HIV / AIDS Di Babel

JAKARTA - " Kami menginginkan adanya sumber daya manusia yang tidak putus, terhindar dari narkoba terlebih HIV / AIDS ", demikian tutur Politisi Golkar, H.Marsidi Satar saat sambutannya pada rapat di Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI.
 
Kamis pagi (06/12), Marsidi pimpin anggota Pansus DPRD Bangka Belitung melaksanakan rapat koordinasi dan konsultasi tentang penanggulangan HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual. Rombongan diterima oleh Kasubdit HIV AIDS dan PIMS, dr. Endang Budi Astuti bersama pejabat terkait lainnya.
 
Marsidi sampaikan bahwa HIV AIDS harus kita cegah sejak dini, terutama terhadap ibu hamil dan pasangan yang akan menikah.
 
Dinas Kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat. Strategi program HIV AIDS yaitu STOP ( Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan ), demikian sampai Endang.
 
Beliau menyarankan dalam Peraturan Daerah dicantumkan juga pencegahan terkait Syphilis dan Hepatitis B, tidak hanya konsen pada HIV/AIDS. Hingga Juni 2018, Babel sudah ada 68 tempat layanan untuk test HIV / AIDS yang tersebar di seluruh Kabupaten / Kota. Dan untuk pasien yang terkena HIV (+) sebanyak 1.177 berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan.
 
Rapat konsultasi ini juga didampingi oleh perwakilan dari Bidang Pengelola Pemberantasan Penyakit Menular Langsung, Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Ahmad Imran S. 
 
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Utari Marisa (Pranata Humas Sekretariat DPRD Babel)
Fotografer: 
Rudi Kurnia
Editor: 
Fitra