Partisipasi Masyarakat Bangun Ekosistem Pariwisata Babel

Pangkalan Baru. Pembangunan pariwisata merupakan pembangunan multi dan lintas sektor serta tidak dibatasi oleh wilayah administrasif,  sehingga komunikasi dan koordinasi adalah elemen penting yang dibutuhkan dalam mensinergikan dan memadukan peran semua sektor secara harmonis dan terintegrasi.

Hal ini disampaikan oleh  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,  Erzaldi Rosman yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik,  Syahruddin.

" Pengembangan destinasi pariwisata  berbasis pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi pengembangan destinasi diberbagai wilayah. Hal ini karena, mereka memegang peran utama dan peranan penting dalam menciptakan suasana, kondisi ataupun iklim yang dapat mengembangkan potensi masyarakat supaya dapat berperan aktif dalam pembangunan pariwisata yang berkelanjutan." kata Syahruddin saat membuka acara Forum Koordinasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Provinsi Kep. Babel yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)  Prov. Babel hari ini,Kamis (12/9) di Hotel Soll Marina.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan informasi dan solusi terkait permasalahan dan kebutuhan pembangunan kepariwisataan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

" Ada banyak permasalahan dan kebutuhan yang tersebar pada sektor-sektor terkait yang harus diselesaikan dan disiapkan dalam pembangunan kepariwisataan daerah kita. Melalui kegiatan ini nantinya kita dapat melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk menciptakan ekosistem pariwisata di Babel "ujarnya

Lebih jauh lagi beliau berharap agar melalui pemberdayaan masyarakat,  kita dapat menggali keunikan atau kekhasan serta keunggulan destinasi pariwisata di Bangka Belitung.

" Pembangunan infrastruktur dapat dengan mudah dilakukan karena didukung dengan teknologi, lain halnya pembangunan yang bersifat non fisik salah satunya pembangunan sumber daya manusia,  ini sangat tergantung dengan karakter,  norma budaya serta tingkat pemahaman dan kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Oleh karena itu melalui pendekatan yang berbasis masyarakat,  kita sebagai lembaga pemerintah memiliki kompetensi untuk bersinergi dengan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata daerah kita " lanjut Syahruddin.

Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai besok, Jumat (13/9) dan diikuti oleh 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinas terkait dari 7 kabupaten/kota .

Adapun narasumber pada kegiatan hari ini adalah Wisnu Bawa Tarunajaya,  beliau adalah Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Kelembagaan serta Hamsani selaku Ketua Jurusan Manajemen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung.

Sumber: 
Disbudpar Babel
Penulis: 
Imelda