Pejabat Strategis Wajib Lapor LHKPN

PANGKALPINANG-- Pejabat Strategis Penyelenggara Negara diwajibkan mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Saat ini di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat 259 penyelenggaraan negara yang wajib melapor.

Dijelaskan Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kunto Ariawan, pejabat strategis yang wajib melaporkan harta kekayaan, diantaranya pejabat eselon I, eselon II, pejabat yang terkait dengan perizinan, pengelolaan keuangan dan pemeriksaan.

"Ada sekitar 259 Pejabat Strategis di Instansi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang wajib melaporkan harta kekayaan, yang termasuk dalam pejabat strategis itu, pejabat eselon II keatas dan pejabat yang terkait dengan perizinan, pengadaan, pengelola keuangan dan pemeriksaan," kata Kunto Ariawan setelah Bimbingan Teknis e-LHKPN KPK RI, di Ruang Pertemuan Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Selasa (13/3).

Ditambahkan Kunto Ariawan, dulu pelaporan harta kekayaan menggunakan Form A dan Form B, sementara saat ini dengan menggunakan aplikasi e-LHKPN, diharapkan Penyelenggara Negara dapat dengan mudah melaporkan harta kekayaan secara online.

"Selain itu dengan menggunakan aplikasi e-LHKPN, pengelola LHKPN yang ada di sini, yaitu Biro Organisasi, dapat memantau kepatuhan wajib lapor dan bisa melihat siapa yang sudah lapor dan belum lapor, kalau dulu masih manual, laporan kepatuhannya harus meminta ke KPK.," kata Kunto Ariawan.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Pemprov Babel Yulizar Adnan mengharapkan, Penyelenggara Negara di Pemprov Babel dapat melakukan pelaporan LHKPN. Saat ini sudah sekitar 88 persen Penyelenggara Negara di Pemprov Babel yang sudah melapor.

"Kedepan, jumlah wajib lapor di Pemprov Babel akan bertambah sekitar 800an wajib lapor, karena PPTK yang nilainya diatas Rp. 1 miliar akan diwajibkan melapor," pungkas Yulizar Adnan.

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya (Pranata Humas Bappeda Babel)
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Irwanto