Pekan Panutan SPT PPh OP Di Bangka Tengah, Ibnu Saleh : LHKPN Harus Sama Dengan SPT

Koba – Rabu, 15 Maret 2017 dilaksanakan acara Pekan Panutan Penyampaian SPT  Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun Pajak 2016, dimana acara tersebut berlangsung di lantai dua ruang VIP Kantor Bupati Bangka Tengah.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Tengah Ir. H Ibnu Saleh, MM, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bangka Dwi Haryadi , Ketua DPRD Bangka Tengah Algafry Rahman, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Dodi Putra Alfian, Kapolres Bangka Tengah Frenky Yusandi, Sekda Bangka Tengah Drs. Sugianto, dan jajaran kepala SKPD Bangka Tengah

Terselenggaranya kegiatan ini atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangka, yang bertujuan untuk memberikan keteladanan penyampaian SPT tahunan PPh Orang Pribadi melalui e-filing bagi Anggota TNI, Aparatur Sipil Negara, dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Terselenggaranya acara pekan panutan penyampaian SPT di Bangka Tengah ini diharapkan kepatuhan pajak kedepannya menjadi lebih baik lagi. Pelaksanaan acara ini akan menjadi contoh kepada masyarakat khususnya masyarakat wajib pajak,” ucap Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bangka Dwi Haryadi.

Ia pun mengungkapkan bahwa KPP Pratama Bangka sudah mencapai 71% dari target sebesar Rp 1,072T, dan dari empat Kabupaten yang ada di provinsi Bangka Kontribusi penerimaan pajak dari Kabupaten Bangka Tengah adalah sebesar 26%.

Dwi Haryadi mewanti-wanti bahwa tax amnesty  (pengampunan pajak) sudah mendekati hari akhir, yaitu tanggal 31 Maret 2017. Hal tersebut mengingatkan kembali kepada para wajib pajak agar tidak terkena sanksi dari Direktorat Jendral Pajak apabila telah melewati dari tanggal tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bangka Tengah Ir. H Ibnu Saleh, MM. dalam sambutannya mengatakan, bahwa acara Pekan Panutan Penyampaian SPT  Tahunan sangat perlu dilaksanakan secara rutin agar mengingatkan dan meningkatkan kepatuhan perpajakan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

“Marilah kita taat pajak supaya masyarakat mencontoh kita. Membayar pajak merupakan wujud gotong-royong dalam membangun bangsa. Melalui gotong-royong tersebut maka beban pembangunan tidak ditanggung segelintir orang, tetapi seluruh masyarakat berkontribusi dan berpartisipasi dalam membangun negara,” imbau Ibnu.

Disamping itu, Ibnu Saleh juga meminta agar LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang dilaporkan oleh ASN kepada KPK juga harus sama dengan yang dilaporkan dalam SPT. (K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo Tabarani
Editor: 
Noviansyah