Pemkot Surakarta Sinergikan Program Humas dan Dishubkominfo

Surakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta pandai mensinergikan program Bagian Humas Setda dengan program Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat. Sinergi program didukung Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tim ini mengawal perencanaan kegiatan agar tidak tumpang tindih.
 
Heri Purwoko Kepala Subbag Humas dan Protokol Setda Kota Surakarta mengatakan, penyebarluasan informasi kepada publik menjadi salah satu tugas humas. Namun program yang dijalankan bagian humas berbeda dengan kegiatan Dishubkominfo. Selain itu, humas juga berfungsi melayani pimpinan dan melakukan pembinaan kemitraan media.
 
Ia mencontohkan, bagian humas melakukan penyebaran informasi melalui pembuatan pers rilis. Sedangkan untuk melakukan pembinaan insan pers, menyediakan ruang lokal warta. Ruangan tersebut ditempatkan berdampingan dengan ruangan humas. Terdapat beberapa fasilitas disediakan di antaranya perangkat komputer, jaringan wifi, kursi tamu serta pendingin ruangan.
 
“Ruangan ini benar-benar dimanfaatkan media memproduksi berita. Kontributor atau wartawan yang bekerja di lingkungan pemkot dapat memanfaatkan fasilitas ini kapanpun? Sebab kunci ruangan langsung dipegang wartawan,” ujarnya saat Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkunjung ke Humas Surakarta, Jumat (9/12/2016).
 
Bagian humas juga menjalankan program jumpa pers. Ia menambahkan, setiap SKPD dapat memanfaatkan fasilitas itu untuk mensosialisasikan kegiatan. Sehingga sebelum atau saat berlangsung kegiatan dapat terekspos. Kegiatan ini cukup mendapat perhatian SKPD, hal tersebut ditunjukan dengan semakin banyak permintaan untuk menggelar jumpa pers.
 
“Humas memiliki tupoksi dalam hal komunikasi tatap muka seperti sosialisasi. Tak hanya menyediakan fasilitasi, humas juga melaksanakan media gathering. Setiap tahun, Humas Pemkot Surakarta mengajak wartawan melakukan kunjungan ke daerah-daerah lain," jelasnya.
 
Sementara program penyebarluasan informasi melalui media cetak dan elektronik dilakukan langsung Dishubkominfo. Jika terdapat instansi yang ingin melakukan sosialisasi dalam bentuk cetak, maka dapat menghubungi Diskominfo. Pasalnya dinas, instansi atau badan di lingkunga Pemkot Surakarta tidak boleh mengganggarkan kegiatan tersebut.
 
"Tupoksi bagian humas dan Dishubkominfo berbeda. Humas berperan dalam melakukan publikasi tentang kegiatan dan program pemkot. Sementara Dishubkominfo lebih fokus ke arah makro branding. TAPD mengawal perencanaan sejumlah program kerja pemerintah daerah. Tidak ada penganggaran sama pada dua instansi berbeda," jelasnya.
 
Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra