Pemprov Babel Buka Puasa Bersama Anak-Anak Panti Asuhan

Pangkalpinang – Memasuki hari ke dua puluh di bulan suci Ramadan pada rangkaian agenda Safari Ramadan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang Panti Asuhan Muhammadiyah Pangkalpinang, Panti Asuhan Al-Ikhlas Pangkalpinang, Panti Asuhan Nurul Qalah Air Mesu di rumah dinas Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Selasa (5/6).

Anak-anak dari panti asuhan tersebut mendapatkan santunan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupa perlengkapan sekolah dan sejumlah uang tunai.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdul Fatah berharap kegiatan Safari Ramadan ini diberkahi oleh Allah SWT.

“Kiranya kita semua mendapatkan manfaat dan syafaat atas apa yang kita laksanakan pada hari ini, dan diberkahi oleh Allah SWT,” ujar Wakil Gubernur.

Pada safari Ramadan kali ini, pemprov mengundang Ustadz Husnul untuk memberikan tausiyah saat menunggu waktu berbuka puasa bersama. Dalam tausiyah tersebut, Ustadz Husnul enyampaikan empat hal yang harus ditanamkan dalam diri setiap orang agar menjadi manusia yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Pertama, Al-khaufu minal jalil, yaitu merasa takut kepada Yang Maha Agung, dimana perasaan takut tersebut yang akan mengendalikan gerak gerik manusia untuk tidak berbuat maksiat dan diluar jalur yang benar.

“Dengan merasa takut tersebut maka kita akan senantiasa membentengi diri dari hal-hal yang dimurkai Allah SWT,” ujar Ustadz Husnul.

Yang kedua adalah wal ‘amalu bit tanzil, dimana seorang yang bertaqwa akan melakukan amalan sesuai yang diturunkan oleh Allah SWT, salah satu contoh adalah sholat lima waktu yang dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW.

Ketiga, al-Qana’atu bil Qalil, yaitu ridha dengan rizki yang sedikit, sehingga ketika manusia paham bahwa hal tersebut merupakan al-Qalil maka manusia akan mencukupkan rizkinya dengan cara yang halal tanpa berusaha menggunakan cara yang tidak seharusnya, seperti korupsi.

Dan yang ke empat adalah al-isti’dadu li yaumir rakhil, yaitu mempersiapkan kehidupan untuk menghadapi alam akhirat untuk berjumpa dengan Allah SWT.

Tidak lupa juga, Ustadz Husnul berpesan kepada jamaah yang hadir agar di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan ini dapat terus diisi dengan amalan ibadah yang baik seperti itikaf.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
khalimo