Pemprov Babel dan STEI TAZKIA Tandatangani MoU Kerjasama Berbasis Syariah

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersepakat dengan Sekolah Tinggi Tinggi Ekonomi Islam (STEI) TAZKIA Bogor untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, kesejahteraan masyarakat dan penelitian untuk kepentingan pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

MoU yang berisi tentang kerjasama bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendampingan pendirian bank umum syariah ini berlangsung di lantai III ruang pertemuan pantai Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepualauan Bangka Belitung (02/10).

Objek kesepakatan bersama dalam MoU, diantaranya penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam bidang pendidikan, kepegawaian dan UMKM, serta setidaknya ada 10 point ruang lingkup kesepakatan bersama ini, diantaranya:

  1. Pengembangan SDM bidang ekonomi syariah
  2. Kerja sama bidang pendidikan penggerak ekonomi mikro
  3. Kerja sama bidang peningkatan kemampuan komunikasi/ kompetensi para penyuluh agama islam
  4. Kerja sama bidang pelatihan pengembangan spiritual, emosional dan finansial
  5. Pemberian beasiswa kepada siswa siswi terpilih
  6. Kerjasama achievement motivational training berbasis Prohetic Leadership and Management Wisdom (PROLM)
  7. Kerja sama bidang pengembangan kompetensi koperasi syariah
  8. Kerja sama bidang pengembangan Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (AsyKI)
  9. Pendampingan pendirian Bank Syariah
  10. Dan lain-lain kegiatan yang erat hubungannya dengan tujuan kesepakatan bersama ini

Selain beberapa point ini, disampaikan oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bahwa pihaknya ingin ada pembinaan kepada ASN di lingkungan Pemprov babel.  “Pemerintah ingin dilakukan pembinaan dan peningkatan kwalitas dari SDM di Pemprov Babel.” Tutur Abdul fatah dalam sambutannya usai memberikan paraf pada draft MoU yang kemudian akan segera ditandangi Gubernur Babel. Peningkatan yang dimaksud Abdul Fatah adalah dengan pembinaan mental SDM yang dilakukan secara berkelanjutan oleh DR. Muhammad Syafii Antonio, m.Ec selaku ketua dari STEI TAZKIA.

“Agar kita bisa bekerja dengan baik, akuntabilitas, dan dilindungi Allah SWT.” Tegasnya. Abdul Fatah berharap agar kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk semua pihak khususnya di Pemprov Babel.

Muhammad Syafii Antonio, m.Ec yang akrab dipanggil Antonio berharap setelah penandatanganan MoU ini, pihaknya mampu mewujudkan harapan yang pernah disampaikan langsung Gubernur Babel kepadanya, salah satunya ingin Babel memiliki Bank Daerah sendiri dengan berbasis Syariah. Selain itu, bagaimana menjadikan babel Nol kemiskinan dengan sistem ekonomi islam, jika ini berhasil maka Pemprov Babel akan dijadikan model untuk pengembangan daerah lain di Indonesia.

“melalui kerja sama ini, Bangka Belitung akan dijadikan ‘provinsi model’ bagi provinsi-provinsi lain .” Ungkap Antonio.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
nonadp
Fotografer: 
nonadp